Menu

KEK Bukik Ameh Mandeh, Terkatung-Katung Tunggu Investor

  Dibaca : 82 kali
KEK Bukik Ameh Mandeh, Terkatung-Katung Tunggu Investor
KEK Bukik Ameh Mandeh, Terkatung-Katung Tunggu Investor

PESSEL, METRO
Setelah batal jalin MoU antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dengan PT. DEMPO, dengan alasan masalah internal perusahaan. Kini Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK) Bukik Ameh di Mandeh masih terkatung-katung menunggu investor ingin mengembangkan KEK di Kabupaten Pessel.

Asisten II Setdakab Pemkab Pessel Mimi Riarty Zainul ketika dihubungi Pos Metro, Senin (15/3) mengatakan, terkait lahan 420 ha Pemda sejauh ini sudah dilakukan fasilitas komunikasi masyarakat dengan calon pengusung investor, bersama camat dan walinagari. Di Bukik Ameh di Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

“PT. Dempo mengundurkan diri dan tidak melanjutkan Mou, alasan internal dengan Pemkab Pessel,” ungkapnya.

Dikatakan Mimi, walaupun pengembangan KEK di Bukit Ameh, Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan tertunda. namun peluang itu masih terbuka sepanjang ada dukungan semua pihak, Pemda, Pemprov serta Dewan Nasional KEK. dan yang terpenting adanya investor atau pihak pengusung yang serius.

Pengembangan KEK pendanaan atau pembiyaaan dalam kawasan tersebut, menjadi tangung jawab pihak investor atau swasta.

“Hal ini termasuk prioritas utk dipertimbangkan dalam RPJMD baru yang saat ini sedang berproses,” kata Asisten II Setdakab Pessel itu.

Sementara itu, pada masa Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni pernah disampaikan bawah mengenai AMDAL KEK Mandeh akan dituntaskan oleh pihak Kementerian Maritim ( Koordinator Bidang Kemaritiman).

Sedangkan untuk rencana induk pedoman pembangunan dan pengembangan tempat dituntaskan oleh Kementerian Pariwisata.

Namun hingga berita ini diturunkan, dan informasi dihimpun dilapangan masih belum terlihat pihak investor yang akan mengembangkan investasinya di KEK Bukik Ameh, di Kawasan Mandeh. Sedangkan seperti diketahui kondisi jalan penghubung antara Kabupaten Pessel-Kota Padang, di areal kawasan mandeh sudah cukup bagus. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional