Menu

Kejuaraan Panjat Tebing Wirabraja Open 2019, Olahraga Promosikan Wisata Kota Arang

  Dibaca : 113 kali
Kejuaraan Panjat Tebing Wirabraja Open 2019, Olahraga Promosikan Wisata Kota Arang
Ilustrasi Panjat Tebing ( foto : orkesnews.blogspot.com)

SAWAHLUNTO, METRO – Kejuaraan Panjat Tebing ‘Wirabraja Open & Speed Classic Extreme Games Silo 10.000’ di kawasan Silo Kota Sawahlunto diikuti 150 peserta. Kejuaran ini dibuka Komandan Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Minggu (06/10). Kejuaraan yang akan berlangsung hingga Rabu 09 Oktober 2019 itu memperebutkan total hadiah Rp 126 juta.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0310 Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya, Letkol. Inf Dwi Putranto mengatakan, ajang ‘Wirabraja Open’ ini digelar dalam rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke – 74 tahun 2019 ini terbagi dalam 3 kategori, yakni ; kategori umum, kategori militer (TNI – Polri) dan kategori kelompok umur.

“Iven kita ini disupport dengan peserta dari berbagai Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Juga beberapa peserta dari negara ASEAN,” kata Dwi Putranto.

Sementara, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan, digunakannya kawasan Silo sebagai lokasi kompetisi panjat tebing ini merupakan terobosan baru sekaligus daya tarik khusus bagi peserta maupun penonton. Karena itu, ke depan Kunto Arief Wibowo berharap agar iven tersebut dapat dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya.

“Silo ini memiliki kekayaan nilai sejarah yang tinggi. Sekarang bisa dimanfaatkan untuk sarana panjat tebing, kan ini unik dan punya daya tarik yang bisa diandalkan. Bukan tak mungkin nanti bisa Silo ini menjadi semacam tempat ‘umrah’nya para atlet panjat tebing tanah air,” ujar Kunto Arief Wibowo.

Pada momen seremonial pembukaan ‘Wirabraja Open’, bersamaan dengan pemukulan tambur oleh Danrem dan unsur Forkopimda Sawahlunto, juga diwarnai dengan atraksi atlet FPTI Sawahlunto yang memasang baliho acara di dinding Silo.

Penyelenggaraan iven itu, selain meningkatkan motivasi para atlet panjat tebing lokal di Sawahlunto, juga diharapkan dapat membantu promosi wisata ‘Kota Warisan Budaya Dunia versi UNESCO’ tersebut. Seperti yang disampaikan Walikota Deri Asta. Sehingga dengan sendirinya kejuaraan panjat tebing in setali dua uang dalam mempromosikan Kota Tambang Sawahlunto yang merupakan warisan dunia yang dinobatkanb UNESCO.

Katanya, pada iven sport tourism ini, sangat membantu dalam promosi wisata Sawahlunto. Apalagi lokasi iven ini juga merupakan salah satu destinasi wisata heritage town.

“Kami sangat senang adik – adik peserta nanti dapat membantu mempromosikan dan menceritakan tentang wisata di Sawahlunto ini kepada teman dan keluarga. Sementara, jika ada saran dan masukan juga terkait wisata di sini, silahkan disampaikan kepada kami,” kata Deri Asta.

Berbagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sawahlunto juga diberikan kesempatan untuk berjualan di stand – stand pameran yang telah disediakan pihak panitia. Terlihat ada sejumlah produk songket Silungkang, makanan khas daerah dan lainnya yang dijual di sana. (zek)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional