Menu

Kejati Sumbar Dukung Program Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

  Dibaca : 707 kali
Kejati Sumbar Dukung Program Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
BERSAMA—Kepala Kejati Sumbar, Anwarudin Sulistyono bersama Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau, Pepen S Almas saat Sosialisasi Implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 serta Monitoring dan Evaluasi BPJS Ketenagakerjaan, di Padang.

PADANG, METRO–Kepala Kejaksaan Ting­gi (Kajati) Sumatera Barat (Sumbar), Anwarudin Su­lis­tyono mengatakan, me­lalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, kejak­saan ikut bertugas me­nyuk­seskan berbagai program pemerintah. Terma­suk dalam hal ini program kepesertaan  BPJS Kete­nagakerjaan.

“Keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan su­dah bagus. Namun masih perlu ditingkatkan lagi jum­lahnya bagi UKM dan UM­KM,” kata Anwarudin Sulis­tyono, saat Sosialisasi Im­pl­e­mentasi Instruksi Pre­siden Nomor 2 Tahun 2021 serta Monitoring dan Eva­luasi BPJS Ketena­gaker­jaan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan, di Padang, Rabu (2/6).

Anwarudin Sulistyono menambahkan, untuk me­ninggalkan jumlah peserta tersebut, disinilah peran kejaksaan membantu, men­dukung dan mendampingi program BPJS Ketenaga­kerjaan.

Karena, pada haki­kat­nya BPJS Ketenagakerjaan merupakan perlindungan bagi tenaga kerja dari em­pat hal. Yakni, jaminan ke­ce­lakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun. “Se­hingga diharapkan semua tenaga kerja sesuai kriteria yang ditetapkan bisa ikut serta,” kata Anwarudin Sulistyono.

Anwarudin Sulistyono menyebutkan, untuk te­naga honorer di kejaksaan tinggi sendiri sudah diikut­sertakan dalam BPJS kete­n­agakerjaan, jumlah nya itu belasan orang

Deputi Direktur Wila­yah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau, Pepen S Al­mas mengatakan, In­struk­si Presiden Nomor 2 Tahun 2021, untuk khusus Sumbar sudah sejalan dengan apa yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pem­prov) Sumbar.

Pencanangan tersebut dilakukan pada  25 Maret 2021 oleh Gubernur Sum­bar. Hal ini sejalan dengan program 1 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Pem­­prov Sumbar lebih dulu dari Inpres Nomor 2 Tahun 2021 dengan mencanangkan program 1 juta peserta BPJS. Selangkah lebih ma­ju,” kata Pepen.

Target 1 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sumbar menyisakan waktu tujuh bulan lagi. “Dengan 100 ribu peserta per bulan, itu bisa tercapai. Tentu dengan dukungan Dinas Tenaga Kerja dan Trans­migrasi Provinsi Sumbar,” katanya.

Inpres Nomor 2 Tahun 2021 ini, lanjutnya, menya­sar 24 kementerian/lem­baga dan turunannya yang ada di provinsi, 34 Gu­bernur dan 514 bupati/wali kota. Menurutnya, ada em­pat hal yang termaktub, regulasi dan anggaran, non ASN dan pekerja rentan, perizinan dan integrasi data.

Kepala BPJS Kete­na­ga­­kerjaan Cabang Pa­dang, Yuniman Lubis mem­­be­narkan, sudah 400 ribu peserta BPJS Ketena­ga­kerjaan di Sum­bar. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional