Menu

Kejari Musnahkan BB Narkotika, Bidik WBK dengan Inovasi Layanan Loket Tilang 

  Dibaca : 130 kali
Kejari Musnahkan BB Narkotika, Bidik WBK dengan Inovasi Layanan Loket Tilang 
MUSNAHKAN BB— Kejari Padang Ranu Subroto bersama pihak terkait saat memusnahkan BB narkotika dan non narkotika di halaman kantor Kejari Padang, Kamis (5/11).

PADANG, METRO
Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang melakukan pemusnahan barang bukti (BB) Narkotika dan non narkotika dari perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah di halaman kantor Kejari Padang, Kamis (5/11). Pemusnahan BB itu dilakukan di halaman Kantor Kejari Padang dengan disaksikan Ketua Pengadilan Negeri Padang Yoserizal, Kepala Kesbangpol Padang Oka Fortuna, pihak Lapas, kepolisian, dan pihak terkait lainnya.

Pemusnahan BB narkotika, kosmetik ilegal, dan bibit kadaluarsa dilakukan dengan cara dibakar. Sementara pemusnahan minuman keras ilegal dilakukan dengan cara digiling menggunakan alat berat, dan barang bukti berupa daging babi dengan cara ditimbun.  Kepala Kejari Padang Ranu Subroto menjelaskan, barang bukti narkotika yang dimusnahkan berupa, sabu seberat 700 gram, ganja seberat 234 kilogram, dan ekstasi 0,7 gram.  Diterankannya,  untuk barang bukti non narkotika, sambungnya, antara lain ratusan botol minuman keras dan kosmetik ilegal, bibit kadaluarsa, dan  daging babi.

“ Untuk narkotika yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti dari 241 perkara dan non narkotika dari 37 perkara, sejak akhir 2019 hingga Oktober 2020,” kata Ranu Subroto usai pemusnahan barang bukti didampingi Kasi Intel Yuni Hariaman dan Kasi Pidsus Therry Gutama .

Ranu menegaskan, untuk perkara  narkoba perlu menjadi perhatian serius bersama seluruh elemen masyarakat mengingat masih tingginya angka kasus tersebut.  “Jika menilik perkara pidana yang ditangani kejaksaan di tingkat penuntutan, kasus narkoba masih mendominasi. Karena itu kita mengajak seluruh pihak berperan aktif dalam memberantas narkoba yang bisa merusak generasi muda. Perlu kerjama semua pihak untuk membrangus penyebaran narkoba dan menjaga keluarga dari bahaya narkoba,”tegas Ranu.

Sementara itu, Dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kejari Padang melakukan inovasi. Pada kesempatan itu Kejari Padang juga meresmikan loket pengambilan denda tilang sebagai inovasi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.  “Hari ini (kemarin, red) juga diresmikan loket baru dengan suasana pelayanan yang lebih baik dibandingkan loket yang ada sebelumnya,” ujar Ranu.

Pada loket baru itu area pelayanan masyarakat pembayar tilang lebih luas dibandingkan sebelumnya, dan telah memiliki ruang tunggu serta atap penutup. Sedangkan sebelumnya area loket pembayaran tilang lebih kecil, dan belum dilengkapi fasilitas ruang tunggu. ”Loket baru juga telah menggunakan mesin teknologi untuk memudahkan antrean pengunjung, seperti pelayanan di bank dan instansi lain termasuk sarana pendukung lain,” beber Ranu.

Ranu menjelaskan inovasi pelayanan tersebut dilakukan selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” InsyaAllah dan mudahkanlah ini sekaligus juga sebagai upaya meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM),” harap Ranu.

Kejari juga tengah menjajaki kerjasama dengan jasa kargo dan logistik untuk memudahkan pelayanan tilang kepada masyarakat.  Skema yang akan digunakan adalah pelanggar tilang membayar secara online kemudian pengantaran SIM atau STNK melalui jasa kargo dan logistik. “Dengan begitu maka masyarakat tidak perlu datang ke kantor kejaksaan, cukup menunggu di rumah,” kata Ranu. Ranu mengimbau, masyarakat agar tetap mematuhi segala peraturan dan rambu-rambu lalu lintas saat berkendara, agar angka kasus tilang bisa semakin menurun. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional