Menu

Kejar Target Rp1 Triliun, Dipenda Padang Bentuk Super Team

  Dibaca : 862 kali
Kejar Target Rp1 Triliun, Dipenda Padang Bentuk Super Team
Komisioner KPU Kabupaten Solok foto bersama dengan kandidat calon kepala daerah dengan masing-masing nomor urut pada Pilkada Serentak, 9 Desember mendatang.
foto bersama

Kepala Dipenda Padang Adib Alfikri berfoto bersama di depan Adinegoro Room, usai berdiskusi dengan awak redaksi dan usaha RPG Divre Padang, di Graha Pena Padang, Kamis (17/09/2015) lalu.

PADANG, METRO–Semangat kuat untuk menghimpun PAD sebesar besarnya kini terpatri dalam diri setiap personel Dinas Pendapatan (Dipenda) Kota Padang. Di bawah kepemimpinan sosok cerdas Adib Alfikri, SKPD baru Pemko Padang ini sudah membentuk super team dalam rangka mencapai target PAD Rp 1 Triliun.

”Kita sekarang sudah membentuk super team untuk mencapai target Rp1 triliun pada akhir masa jabatan Walikota Padang pada tahun 2019 nanti. Target itu memang besar, tapi kita bertekad bisa mencapainya,” ujar Kepala Dipenda Kota Padang, Adib Alfikri saat berdiskusi dengan awak redaksi Posmetro, Padang Ekspres dan Padang TV di Graha Pena Padang, Jalan Adinegoro Padang, Kamis (17/9) lalu.

Ikut pula dalam diskusi tersebut, Sekretaris Dipenda, Yulfi Yendri, Kabid Pendataan dan Penetapan, Alfiadi, Kabid Pengendalian dan Pelaporan, Veri E Rinaldi, Kabid Litbang Peniliatian dan Pengembangan, Akmal, Kabid Penagihan dan Pengawasan, Firdaus.

Tim yang melibatkan seluruh bidang diharapkan fokus dan sungguh-sungguh mengelola pendapatan, kemudian membuat terobosan baru serta menjalin kerja sama dengan seluruh stakeholder terkait. Menurut Adib, ada beberapa poin yang harus ditingkatkan dalam meningkatkan PAD dan sekaligus mencapai target yang telah ditetapkan wali kota.

Dan poin ini, terang dia, juga pernah dipaparkan pada di hadapan Tim Pansel Kepala Dipenda. Yakni, pembenahan SDM. Pembenahan ini, kata Adib, dilakukan dengan menyamakan visi dan persepsi. Untuk meningkatkan SDM, seluruh elemen Dipenda akan dilibatkan dalam sebuah outbound. Melalui agenda ini diharapkan bisa tercipta super team di Dipenda.

”Setiap hari harus ada perubahan. Kawan-kawan di Dipenda harus topcer. Harus kompak dan jemput bola,” ungkap Adib saat berdiskusi dengan  jajaran redaksi danusaha RPG Divre Padang.

Poin selanjutnya adalah pembenahan sistem dan administrasi di Dipenda Kota Padang. Menurut Adib, konsolidasi internal ini sudah dilakukannya sejak awal memangku jabatan sebagai Kepala Dipenda Kota Padang. Sementara, poin ketiga adalah menciptakan sinergitas dengan pihak ketiga.

Formula ini, terang Adib dapat dilakukan dengan wajib pajak, membentuk kemitraan semakin erat sehingga wajib pajak bisa mensosialisasikan tentang pajak kepada masyarakat lainnya. Selain itu, poin keempat adalah peningkatan koordinasi dengan SKPD terkait seperti perbankan dan instansi pajak vertikal.
Dan poin ke lima adalah kerja sama dengan tim ahli, masyarakat, media dan unsur-unsur lainnya.

”Semua poin ini telah saya bawa ke Pansel. Dan tentunya akan diterapkan dalam memimpin Dipenda ini,” ujar sosok yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KNPI Sumbar ini.

Tahun 2015 ini, terang dia, target PAD yang dibebankan pada Dipenda adalah sebesar Rp452 miliar. Untuk mencapai target Rp1 triliun di akhir masa jabatan Walikota Padang di tahun 2019 nanti, terang Adib memang sulit. Namun, target itu tak harus diposisikan sebagai beban, tapi sebagai pelecut semangat untuk bisa berbuat maksimal dalam peningkatan PAD.

Sementara, Kabid Pendapatan dan Penetapan, Alfiadi mengatakan, pajak adalah pungutan yang dipaksakan tanpa ada pelayanan langsung. Saat ini, ada 11 item pajak yang dipungut Dipenda Kota Padang. Namun, menurutnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak masih sangat rendah.

”Kita mengimbau masyarakat memahami pajak untuk pembangunan daerah. Maka taatlah membayar pajak,” ujarnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional