Close

Kejar Pakai Biduk di Kecamatan Koto Tangah, Polisi Tangkap Maling di Tengah Laut

PENCURI DI WARUNG—Muhammad Nofri Rahman (20), seorang nelayan warga Jalan Pasi Sebelah RT 03, RW 03, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah ditangkap polisi di tengah laut karena mencuri di sebuah warung.

PADANG, METRO–Merasa aman setelah berbualan-bulan belum juga tertangkap polisi, pelaku maling warung yang  juga berprofesi sebagai nelayan tak menyangka dia bakal tertangkap di tengah laut. Dia ditangkap dan diborgol sejumlah anggota polisi saat sedang sibuk cari ikan di tengah malam.

Ditangkap di tengah laut, membuat pelaku hanya bisa pasrah. Sebab kalau mencoba nekat dan kabur, bisa saja tewas tenggelam. Dia pasrah saat petugas memborgol tangannya dan jujur mengakui perbuatannya.

Pelaku ditangkap sekitar 1 km dari bibir pantai di perairan Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Dia pun akhirnya dibawa ke darat untuk dilakukan interogasi mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Minggu (12/12) mengatakan, pelaku yang ditangkap itu bernama Muhammad Nofri Rahman (20), warga Jalan Pasi Sebelah RT 03, RW 03, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.

“Pelaku kita tangkap pada Sabtu (11/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu pelaku sedang mencari ikan,” ungkap Kompol Rico.

Diceritakan Rico, pelaku ditangkap karena melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Kejadiannya sekitar bulan Maret 2021, sekitar 05.00 WIB, di dalam kedai yang beralamat di Pasir Sebelah RT 02 RW 03, Kelurahan Pasia Nan Tigo.

Kejadian berawal ketika korban atau pelapor terbangun dari tidurnya karena ada suara yang berasal dari dalam kedainya, setelah pelapor memeriksanya, ternyata pintu depan kedai sudah terbuka.

“Saat mengecek keadaan barang-barang yang ada di warungnya, ternyata sepasang speaker, 3 buah tabung gas 3 kg, makanan ringan, beberapa bungkus rokok yang ada di talase sudah tidak ada lagi. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta dan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,”terang Rico.

Berdasarkan pengaduan tersebut,  selanjutnya tim Klewang melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa diduga pelaku yang melakukan pencurian di kedai milik pelapor tersebut adalah pelaku panggilan Nofri.

“Sebelum dilakukan penangkapan terhadap pelaku, informasinya pelaku tersebut sedang melaut. Selanjutnya tim Klewang meminjam biduk warga untuk menuju tengah laut,”imbuhnya.

Terhadap pelaku, berhasil ditangkap di atas kapal ikan yang sedang melaut sekitar 1 km dari bibir pantai, untuk selanjutnya di bawa ke bibir pantai untuk dilakukan interogasi terhadapnya.

“Pelaku mengakui perbuatannya tersebut dan telah menjual speaker kepada mamaknya di Lubuk Buaya, selanjutnya dilakukan penyitaan terhadap speaker tersebut dan membawa pelaku serta barang bukti  ke Polresta Padang untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna proses penyidikan selanjutnya,” pungkasnya.(rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top