Menu

Kehadiran Varietas Unggul Lampai Sirandah Mampu Menjawab Krisis Pangan

  Dibaca : 90 kali
Kehadiran Varietas Unggul Lampai Sirandah Mampu Menjawab Krisis Pangan
TINJAU—Kadis Pertanian Kabupaten Sijunjung Ir Ronaldi meninjau lahan penanaman padi Lampai Sirandah yang sedang dikembangkan oleh Dinas Pertanian sebagai bibit yang akan disebar.

SIJUNJUNG, METRO
Pemkab Sijunjung melalui Dinas Pertanian terus mengembangkan varietas unggul padi Lampai Sirandah dalam meningkatkan produktifitas pertanian terhadap masyarakat di Kabupaten Sijunjung. Bahkan saat ini varietas unggul itu sedang dikembangkan untuk diperbanyak dan akan segera dipanen dalam waktu dekat. Hadirnya varietas unggul Lampai Sirandah yang sudah dipatenkan milik Sijunjung itu setelah melalui tahapan dan proses di Kementrian Pertanian, semakin memperkuat pembangunan daerah di sektor pertanian, yang mana merupakan basis perekonomian masyarakat di Ranah Lansek Manih.

“Pengembangan sedang kita lakukan untuk memperbanyak jumlah bibit. InsyaAllah sekitar dua minggu kedepan sudah bisa dipanen. Dengan demikian bibit varietas unggul Lampai Sirandah sudah bisa kita sebar kepada masyarakat,” tutur Kadis Pertanian, Ir Ronaldi, Senin (12/10).

Dijelaskan, dalam satu hektare sawah, varietas Lampai Sirandah bisa menghasilkan padi sebanyak 9,77 ton untuk satu kali panen. Memiliki tinggi tanaman 104 cm dan memiliki ketahanan terhadap penyakit. Selain itu, aroma beras khas pandan, tekstur nasi yang lembut, berwarna putih dan rasa yang enak.

“Varietas unggul ini memiliki sejumlah kelebihan yang telah disempurnakan dari varietas sebelumnya. Sehingga memang ditujukan untuk tanaman unggul yang telah kita patenkan milik Sijunjung, menjadi ikon dan kebanggaan bagi Kabupaten Sijunjung,” ujar Ronaldi.

Pengujian tes lokasi pun telah dilakukan di sejumlah kecamatan yang ada. Dengan demikian varietas Lampai Sirandah cocok dengan kondisi geografis Sijunjung. “Meski persawahan kita tadah hujan, pengujian telah dilakukan. Sehingga cocok untuk semua wilayah di kabupaten kita. Apalagi di di daerah yang memiliki air yang cukup,” ujar Ronaldi.

Meski demikian, kunci dari meningkatnya produktivitas adalah cara pengolahan dan perawatan dari petani itu sendiri. “Kita juga menerangkan bagaimana cara pengolahan dan perawatannya agar bisa memperoleh hasil panen yang memuaskan. Karena untuk lahan satu hektar varietas ini bisa menghasilkan sebanyak 9,77 ton padi,” jelas Ronaldi.

Meskipun nanti akan disebar, Ronaldi mengatakan, benih pokok tidak tidak boleh keluar dari Sijunjung. “Benih pokok tetap kita yang pegang, namun benih sebar boleh dibagikan kemana saja. Karena varietas unggul ini sudah dipatenkan milik Sijunjung,” kata Ronaldi.

Pihaknya berharap, hadirnya varietas unggul Lampai Sirandah bisa menjadi awal kemajuan dan kesejahteraan petani di Sijunjung. “Kita tidak bisa terlepas dari pertanian, karena ini dasar perekonomian kita. Kondisi Sijunjung yang surplus  padi saat ini harus selalu kita pertahankan bersama. Menjawab kekhawatiran krisis pangan,” kata Ronaldi. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional