Menu

Kefir: Minuman Kesehatan, Tingkatkan Imun Tubuh

  Dibaca : 682 kali
Kefir: Minuman Kesehatan, Tingkatkan Imun Tubuh
Kefir yang sedang didinginkan dan siap dikonsumsi.

Oleh: Ferawati SPt MSi
Desember 2019 dunia dikejutkan dengan wabah penyakit Corona Virus 2019 atau Covid-19 yang merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona, pertama kali ditemukan di Wuhan (Provinsi Hubei, Cina). Virus Corona dapat menginfeksi saluran pernapasan, gangguan pada saluran pencernaan, hati, dan sistem saraf pusat.

Pada 11 Februari 2020 Organisasi Kesehatan Dunia WHO menamai penyakit ini sebagai corona virus 22 (SARS-CoV-2). Salah satu strategi yang digunakan dalam melawan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus adalah dengan dilakukan vaksin.

Sebelum pemerintah meluncurkan penggunaan vaksin,alangkah baiknya masyarakat membiasakan diri mengkonsumsi produk sehat alami yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Berbagai  produk alami kembali populer diklaim dapat digunakan untuk mendongkrak imunitas tubuh. Semenjak wabah Covid-19 ini menyebar dimasyarakat, berbagai produk herbal diyakini mampu menangkal virus corona. Salah satu produk yang ikut populer dimasa pandemi ini adalah kefir. Sebenarnya kefir memang bukan penyembuh penyakit Covid-19, namun kandungan probiotik dan asam amino serta kandungan bioaktif pada produk kefir ini mampu memproteksi tubuh dengan meningkatkan imunitas dalam melawan keganasan virus corona.

Kefir merupakan produk susu fermentasi yang berasal dari Kaukasus, Rusia. Kefir dibuat dengan mencampurkan susu dan kefir grain yang difermentasikan pada suhu ruang. Manfaat kefir telah banyak diteliti dalam menghambat beberapa penyakit tertentu. Kemampuan kefir dalam menunjang kesehatan merupakan peranan dari bakteri asam laktat dan yeast non patogen yang menghasilkan komponen bioaktif probiotik sebagai pangan fungsional. Kefir kaya dengan vitamin B1, B2, B5 dan vitamin C.

 Beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, potasium dan sodium juga dilengkapi dengan zinc, copper serta zat besi. Disamping itu kefir juga mengandung asam amino esensial (serine, threonine, alanine, lysine, valine, isoleucine, methionine, phenylalanine dan tryptophan).

Kefir dapat dibuat dari susu sapi, susu kambing atau susu mamalia lainnya. Sekilas kefir hampir menyerupai yoghurt. Memang dari segi rasa terdapat kemiripannya yoghurt. Tetapi kenyataannya kefir bukanlah yoghurt. Kefir memiliki rasa yang lebih asam bila dibandingkan dengan yoghurt. Selain asam, rasa khas kefir adalah bersoda. Sensasi rasa bersoda disebabkan oleh kandungan sedikit alkohol pada kefir. Jangan khawatir dengan alkohol kefir,  produk kefir yang dibuat di Indonesia umumnya dengan kadar alkohol tidak melebihi ketetapan kehalalan oleh MUI, sebagaimana halnya dengan tape, jadi kefir itu halal. Kefir memilki tekstur yang kental dan aroma yang khas.

 Telah dijelaskan oleh Reham Samir Hamida peneliti dari Alexandria University, Mesir pada jurnal Biomedicine and Pharmacotherapy bahwa kefir memiliki efek antitumor, antiperadangan, antibakteri patogen, memiliki aktivitas antioksidan, pelindung jaringan epitel dan sebagai immunomodulator, sehingga mampu meningkatkan respon imun saat kekebalan tubuh menurun

Saat ini, kefir sudah mulai tersebar di Indonesia, termasuk Propinsi Sumatera Barat. Universitas Andalas, Kampus II Payakumbuh melalui laboratorium terpadu secara berkelanjutan telah melakukan berbagai penelitian terkait kefir sebagai pangan fungsional. Mengkombinasikan kefir dengan aneka buah adalah salah satu solusi bila kita kurang menyukai rasa asam yang terdapat pada kefir original.

Selain itu sumbangan nutrisi dari buah-buahan juga akan semakin memperkaya manfaat kefir bagi kesehatan. Selamat mencoba dan menikmati kefir, salam sehat bersama kefir. (**) (Dosen Fakultas Peternakan Universitas Andalas Kampus II Payakumbuh)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional