Close

Kefir, Kosmetik Alami Kaya Manfaat

Oleh: Ferawati S.Pt, M (Dosen Fakultas Peternakan Unand, Kampus II Payakumbuh)

Maraknya beredar berbagai produk kosmetik yang mengandung logam berat tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan kulit. Dengan demikian, diperlukan inovasi-inovasi yang berlandaskan hasil penelitian dan teruji klinis untuk memperoleh produk kecantikan yang aman digu­na­kan tanpa memiliki efek samping yang membaha­yakan.­

Di sisi lain, produk kefir diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan apabila dikonsumsi. Saat ini penelitian mulai dikem­bangkan pada penggunaan kefir sebagai bahan alami untuk kosmetik. Kefir merupakan salah satu pilihan produk alami saat ini. Di Indonesia sudah banyak produk kosmetik dari kefir yang diproduksi home ma­de. Produk ini dapat berupa masker kefir, toner kefir dan juga sabun kefir.

Beberapa produsen ju­ga sudah menjual secara komersial produk kosmetik kefir dengan pasar yang lebih luas lagi.

Kefir mengandung beberapa senyawa yang bermanfaat bagi kulit seperti peptida dan asam laktat  yang menunjukan aktivitasnya sebagai inhibitor enzim tirosinase. Selain itu juga senyawa fenolik da­lam kefir sangat efektif digunakan untuk mengatasi permasalahan kulit yang disebabkan oleh radikal bebas, serta sifat asam kefir sangat efektif dalam menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri patogen terutama propio­nibacterium acnes. Bakteri ini menghasilkan asam lemak bebas yang kemudian menembus lapisan kulit dan menyebabkan terja­dinya inflamasi.

Chen beserta tim pe­neliti lainnya dari National Taiwan University telah meneliti tentang karakte­ristik kefir sebagai bahan kosmetik alami yang memberikan efek mencerahkan kulit dan mengobati jerawat. Kemampuan masker kefir dalam mengurangi timbulnya jerawat dikaitkan dengan beberapa kan­dungan terdapat pada kefir diantaranya sulfur yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Propio­nibacterium acnes, kefir sebagai antiinflamasi, me­nye­babkan sel kulit mati terlepas.

Kandungan berikutnya adalah kandungan lemak susu yang bermanfaat untuk melembabkan dan me­ngencangkan kulit. Kan­dungan asam laktat pada kefir juga berkaitan dengan kemampuan pengurangan jerawat. Asam laktat sebagai Alfa Hidroksi Acid (AHA) sebagai hasil dari fermentasi susu menjadi kefir.

Asam laktat membantu dalam mencegah dan mengurangi jumlah luka pada jerawat. Mekanisme kerja asam laktat pada kulit berjerawat yaitu dengan mengurangi ketebalan la­pisan stratum korneum dengan melarutkan desmosom antar sel sehingga terjadinya pengelupasan kulit. Selanjutnya, kandu­ngan protein pada kefir berfungsi melembabkan, antipenuaan dan membuat kulit menjadi lembut.

Adanya kandungan vitamin yang lengkap pada kefir diantaranya vitamin A yang dapat memperbaiki lapisan kulit dengan me­rangsang pembaharuan keratinosit, mengurangi kulit kering, menstabilkan membran dan mengendalikan permeabilitas membran. Vitamin C pada mas­ker kefir juga sangat efektif dalam kemampuannya dalam menangkal radikal bebas dan memiliki efek antiinflamasi pada kulit. Vitamin E pada masker kefir merupakan antioksidan kuat sehingga dapat melembabkan kulit, melindungi dari radikal bebas, antiaging, merangsang pembaharuan sel baru, merangsang penyembuhan luka serta menghilangkan bekas luka (jerawat).

Pada penelitian ini, Chen juga menjelaskan bahwa kefir whey, peptida dan asam laktat mampu mencerahkan kulit dengan penghambatan terhadap sintesis melanin. Dari ketiga komponen hasil menunjukkan bahwa whey kefir memiliki kemampuan pen­cerah kulit lebih baik dengan nilai 50% pada penghambatan produksi melanin. Industri kosmetik saat ini mulai mengarah pada pemanfaatan bahan-bahan alami. Salah satu bahan alami yang dapat digu­nakan dalam proses pembuatan sabun adalah kefir whey. Whey kefir mengandung 320 kkal/L dan protein whey 0,8-1%, mengandung beta-laktoglobulin 65%, alfa-laktalbumin 25%, burchineserumalbumin 8%, dan imunoglobulin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top