Menu

Kedai Kelontong Terpanggang Jelang Subuh

  Dibaca : 249 kali
Kedai Kelontong Terpanggang Jelang Subuh
KEBAKARAN— Pertugas Damkar memadamkan api yang membakar satu unit rumah sekaligus toko di Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah.

PARIAMAN, METRO
Rumah berlantai dua yang juga kedai kelontong, hanggus terpanggang setelah dilalap kobaran api saat malam menjemput pagi di Kelurahan Lohong Kecamatan Pariaman Tengah. Untung saja tidak ada korban dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapi ratusan juta rupiah. Rabu (3/6).

Peristiwa kebakaran hebat itu terjadi sekitar pukul 03:45 WIB. Saat warga masih tertidur lelap. Begitu juga pemilik rumah Asana (80) bersama dua kerabatnya Resmin (43) dan Sari (39), saat itu sedang berada di rumah korban.

Menurut keterangan Resmin, mereka baru mengetahui kebakaran setelah mendengar ada suara letusan dari lantai dasar yang juga dijadikan sebagai kedai kelontong. “Mendengar letusan itu, saya terbangun dan langsung keluar dari kamar. Saat melihat api sudah mulai besar. Bahkan kulkas juga ikut terpanggang di dalam,” ungkapnya.

Resmin bersama Sari yang juga ikut terbangung mencoba memadamkan api dari dalam, namun karena apai sudah terlanjur besar, tidak bisa lagi dipadamkan dengan cara seadanya. Mereka pun akhirnya keluar untuk menyelamatkan diri.

Api yang semakin besar, Resmin pun mencoba berteriak kebakaran dan meminta tolong, membuat warga yang di sekitarnya terbangun. Warga pun mencoba membantu memadamkan dan berupaya mengevakuasi barang barang korban yang masih bisa terselamatkan.

Kobaran api yang terus membumbung tinggi dan kepulan asap hitam dari dalam rumah membuat warga kewalahan. Mereka pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Kabakaran Pariaman serta pihak kepolisian setempat.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pariaman AKP Syafrudin mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kronologi kejadian memang berawal ketika saksi mendengar letusan dari dalam toko P&D milik Asna. “Kebetulan, dinding kamar tidur mereka berdampingan dengan bagian kedai yang terbakar,” jelasnya.

Katanya, api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian, setelah pihak Damkar Pariaman, mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

 ”Api dapat dipadamkan pada Pukul 05.30 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat dari kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta. Dari hasil analisa sementara, api berasal dari konsleting kulkas yang berada di dalam kedai,” pungkasnya.(z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional