Menu

Kecelakaan Maut di Parupuak Tabing, Bocah Termenung Lihat Ibunya Tewas Bersibah Darah

  Dibaca : 1930 kali
Kecelakaan Maut di Parupuak Tabing, Bocah Termenung Lihat Ibunya Tewas Bersibah Darah
TERMENUNG— Rafa yang selamat, berdiri dan termenung di samping jasad ibunya yang terlentang di pinggir jalan usai sepeda motor yang mereka tumpangi kecelakaan di kawasan Parupuk Tabing, Kecamatan Kota Tangah, Jumat (13/11).

PADANG, METRO
Seorang anak kecil berusia sekitar tiga tahun diam termenung di samping ibunya yang baru saja tewas bersimbah darah usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Prof Hamka, Parupuak Tabing, Kecamatan Kota Tangah, Kota Padang, Jumat (13/11).

Tanpa tangisan, bocah bernama Rafa itu hanya diam berdiri di tempat. Wajahnya pucat, pandangannya seolah kosong meski matanya terus memandangi jasad ibunya yang terlentang di pinggir jalan, dekat rel kereta api.

Ibunya terlihat memakai kaos warna biru, dengan celana jeans warna biru. Wajahnya masih tertutup masker merah. Dari balik masker itu, terlihat ada darah segar mengalir hingga mengental di jalan.

Warga yang menyaksikan pemandangan haru itu banyak yang terbawa perasaan dan merasa kasihan saat melihat bocah malang itu hanya bisa diam, berdiri disamping tubuh ibunya yang sudah meninggal tersebut.

Seorang pria mengenakan peci hitam berbaju kaos dengan celana jingkrak warna cokelat langsung memeluk bocah tersebut tersebut dan mengajaknya agak menjauh dari jasad ibunya.

“Ayo sini nak, apa ada yang sakit?” tanya pria itu sambil memungut sepasang sandal berwarna cekelat dan memasangkannya kembali ke bocah tersebut. Pada saat terjatuh bersama ibunya, ternyata sandalnya sempat lepas.

Banyak yang menduga, bocah kecil bernama Rafa itu bisa selamat diduga karena ibunya mencoba melindungi sebelum sepeda motor yang mereka tumpangi terjatuh hingga membentur aspal dan menghembuskan napas terakhir di hadapan anaknya.

Sementara ibu korban yang meninggal di lokasi kejadian langsung dilarikan ke rumah sakit oleh armada mobil dinas kepolisian dari Brimob Polda Sumbar yang sempat turun ke lapagan ketika mendapat laporan kecelakaan itu.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Syukur Hendri Putra menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban yang membawa anak laki-lakinya itu menungganggi sepeda motor Yamaha Mio J nomor polisi (nopol) BA 5135 BT.

“Korban datang dari arah utara menuju selatan atau dari Lubuk Buaya menuju Pasar Raya. Tiba-tiba kendaraan korban oleng ke arah kiri sehingga terjatuh dan korban terpental ke aspal jalan,” kata Sukur.

Dia juga mengatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Diduga korban yang mengendarai sepeda motor saat itu hilang kendali hingga terjatuh dan terhempas ke sisi tepi badan jalan.

“Ini kecelakaan tunggal, kami telah melihat rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Memang korban hilang kendali dan jatuh. Kepala korban terhempas ke trotoar,” ujar AKP Syukur Hendri Saputra.

Dikatakannya, kendaraan korban datang dari arah Simpang Tabing menuju arah Simpang Tunggul Hitam. Kemudian hilang kendali hingga terjatuh ke arah trotoar dan terpental ke sisi kanan.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan dibawa ke RSUP M Djamil Padang. Sedangkan anaknya mengalami luka di bagian kaki,” ujarnya.(r/hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional