Close

Kebijakan PPPK 2021 Mengecewakan, Ribuan Guru Honorer Bakal Berdemonstrasi

JAKARTA, METRO–Ribuan guru honorer yang lulus passing grade PPPK tahap I, tetapi tidak punya formasi makin mantap untuk melakukan aksi demonstrasi di Jakarta. Mereka kecewa karena kebijakan pemerintah tidak mengindahkan permohonan­nya untuk memberikan regulasi bagi guru honorer yang lulus passing grade PPPK, tetapi tidak ada formasi.

“Tuntutan kami adalah berikan formasi bagi kami. Kami ini guru-guru yang bernilai passing grade tertinggi, tetapi malah tidak diluluskan karena bukan guru induk dan tidak adanya for­masi,” kata perwakilan Forum Guru Honorer Ne­geri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih kepada JPNN.com,­ Senin (15/11).

Dia mengaku sangat berat mengambil keputusan untuk berdemonstrasi. Namun, upaya persuasif tidak membuahkan hasil, sehingga seluruh anggota FGHNLPSI memutuskan untuk berdemonstrasi. Surat pemberitahuan demo pun sudah dibuat, dan tinggal penentuan tanggal untuk beraksi.

Namun, kata Heti, dua hari sebelum pen­daf­taran PPPK guru tahap II berakhir, semua anggota FGHNLPSI akan melakukan aksi turun ke jalan. “Bismillah. Insyaallah akan saya gerakkan kaki-kaki guru honorer merapat ke Jakarta,” tekad Heti.

Dia menambahkan keinginan berdemon­strasi sudah sejak awal digaungkan oleh anggota FGHNLPSI. Namun, mereka masih bertahan dengan memilih melakukan pendekatan per­suasif. Sayangnya pendekatan persuasif me­ngalami kebuntuan. Guru honorer, kata dia, se­akan sudah menjadi pengemis meminta regulasi, tetap pemerintah tidak peduli.

“Kami akan bawa karung (berisi) berkas dan mengirimkannya kepada pemerintah sebagai tanda terima kasih,” ucapnya.

Guru honorer asal Kota Cilegon ini mengaku merinding ketika melihat antusiasme rekan-rekannya. Mereka serentak bergerak. Dalam beberapa jam saja, sudah lebih dari 1.000 guru honorer yang menyatakan siap bergabung dalam aksi demo nanti. “Kami akan lihat aksi ini akan berdampak pada kebijakan pemerintah atau tidak. Setop mempermainkan guru honorer,” pungkas Heti Kustrianingsih. (esy/jpnn)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top