Menu

Keberadaan PLTU tak Berdampak Positif, Warga Teluk Kabung Ngadu ke DPRD

  Dibaca : 124 kali
Keberadaan PLTU tak Berdampak Positif, Warga Teluk Kabung Ngadu ke DPRD
TERIMA ASPIRASI— Komisi II DPRD Padang menerima aspirasi masyarakat Teluk Kabung terkait persoalan PLTU Teluk Sirih, Rabu (15/7).

SAWAHAN, METRO
Komisi II DPRD Kota Padang menerima aspirasi masyarakat Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Rabu (15/7). Dalam kesempatan tersebut, Koperasi Teluk Kabung menyampaikan aspirasinya bahwa sejak 2012, warga telah memberikan tanah untuk pembangunan PLTU Teluk Sirih.

“Pada mulanya masyarakat memberikan tanahnya, agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Teluk Kabung dapat meningkat. Namun sampai saat ini keberadaan PLTU Teluk Sirih tidak mempunyai dampak yang menguntungkan pada masyarakat Teluk Kabung,” ujar Ketua Koperasi Anak Nagari Teluk Kabung, Desmanto.

Ia menambahkan, sebelum dibangunnya PLTU Teluk Sirih, masyarakat Teluk Kabung telah melakukan perjanjian secara tertulis dengan pihak PLTU. Perjanjian itu ialah agar keberadaan PLTU tersebut dapat memberikan manfaat atau dampak yang positif pada masyarakat itu sendiri, terutama dalam pemanfaatan tenaga kerja bagi anak nagari.

“Namun kenyataannya sampai saat ini tidak ada sama sekali. Kita butuh kejelasan dan berharap DPRD dapat menyelesaikannya,” harapnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Yandri akan segera memfasilitasi persoalan ini pada pihak PLTU Teluk Sirih. Ini agar pemasalahan masyarakat Teluk Kabung dapat diselesaikan dengan baik.

Ia meminta masyarakat Teluk Kabung agar jangan ada permainan dibelakang. Maksudnya setelah permasalahan ini ditindaklanjuti karena ada bujuk rayu pihak terkait memberikan layanan pada segelintir masyarakat yang dapat melunakkan persolan tersebut, akhirnya semua tuntutan masyarakat tidak jadi terselesaikan dengan baik.

“Kita akan panggil dan lakukan hearing. Namun warga harus siapkan surat yang sah,” ujar kader PAN ini.

Sekretaris Komisi II DPRD Padang, Bobi Rustam mengatakan jika bukti perjanjian tak diperlihatkan, maka sulit untuk diselesaikan. “Kita ingin pihak koperasi memberikan berkasnya, agar Komisi II bisa mempelajarinya sebelum duduk dengan pihak PLTU,” ujar kader Gerindra ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional