Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan keamanan pangan merupakan salah satu bagian dari program unggulan Bupati Padangpariaman untuk mewujudkan visi misi Padangpariaman berjaya.
Semua itu terungkap saat Bupati Padangpariaman Suhatri Bur audiensi tentang desa pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas dan pangan jajanan anak usia sekolah oleh BPOM Padang.
Katanya, Pemkab menyambut baik program tersebut karena sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Daerah serta siap mendukung penuh program yang akan dilaksanakan oleh BPOM tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah, Kami mengucapkan terima kasih kepada BPOM, karena Alhamdulillah tahun 2022 ini kami dipercaya menjadi Kabupaten yang melaksanakan program BPOM yang mana 100% intervensinya berasal dari BPOM,” ungkap Bupati.
Sementara Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Padang Firdaus menyampaikan bahwasanya pada tahun 2022 ini, Kabupaten Padangpariaman merupakan Kabupaten/Kota terpilih untuk melaksanakan program ini, setelah Pasaman Timur dan Pesisir Selatan. “Desa, pasar dan sekolah yang terpilih akan diintervensi oleh BPOM nantinya, diharapkan dapat menjadi percontohan untuk desa, pasar dan sekolah lainnya di Kabupaten Padangpariaman,” ujar Firdaus.
Firdaus melanjutkan, tujuan dari diadakannya program yang sudah berjalan sejak tahun 2014 tersebut adalah untuk mensosialisasikan tentang keamanan pangan pada seluruh pihak dengan menunjuk nagari, pasar, dan sekolah sebagai kader. “Kita akan melakukan bimtek kader, kemudian kader ini akan mensosialisasikan ke komunitasnya, semuanya terkait dengan keamanan pangan,” ujarnya. Audiensi tersebut dilanjutkan dengan memilih nagari, pasar, dan sekolah yang akan diintervensi. Setidaknya, akan ada 9 Sekolah, 3 Nagari, dan 1 Pasar yang akan diinvertasi di Kabupaten Padangpariaman.(efa)