Close

Kawin Suntik masih Digemari Peternak Sapi

Petugas lapangan UPT. Puskeswan dan IB Kota Pariaman saat memberikan Inseminasi Buatan (IB) kepada sapi betina, Kamis (23/5/2019). (Doc.pariamankota.go.id)

PARIAMAN, METRO – Peternak sapi Kota Pariaman banyak manfaatkan sistem kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB) dari pada kawin alami.

”Sistem kawin suntik yang diberikan kepada peternak sapi sudah banyak dibuktikan bahwa anakan sapi yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih bagus,” ungkap Kepala UPT Puskeswan dan IB Kota Pariaman Pusat Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan, Dahlia kemarin.

Untuk satu ekor sapi jantan menghasilkan sperma yang banyak dan bisa diberikan untuk beberapa ekor sapi betina dan dapat mencegah penularan penyakit.

”Berbeda dengan kawin alami, sebab satu ekor sapi jantan hanya bisa kawin dengan satu ekor sapi betina dan kemungkinan penularan penyakit kepada sapi betina dan anakan sapi yang dihasilkan juga tidak terdeteksi,” jelasnya.

Kriteria bibit yang diambil harus diseleksi dulu, mulai pemeriksaan kesehatan sapi jantan sampai menyeleksian kualitas semen sperma yang dihasilkan.

”Setelah kualitas bibit yang dihasilkan bagus kemudian disimpan dan bisa diberikan kepeternak sapi yang membutuhkan,” tambahnya.

Bibit sapi jantan yang dipilih ada sapi simmental, sapi bali, sapi peranakan ongole (po) dan sapi limousim.

Dengan banyaknya manfaat yang dirasakan peternak sapi sehingga permintaan menggunakan IB untuk sapi betina semakin tidak terkoordinir.

”Disebabkan petugas lapangan sekarang kita masih memiliki dua petugas yang melayani dua kecamatan,” ujarnya.

Ia berharap, ada penambahan petugas kelapangan sekurangnya satu petugas melayani satu kecamatan, sehingga dapat membantu peternak sapi. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top