Menu

Kasus Virus Corona Meningkat, Pesantren Ramadhan Tetap Dilanjutkan dengan Prokes Ketat

  Dibaca : 76 kali
Kasus Virus Corona Meningkat, Pesantren Ramadhan Tetap Dilanjutkan dengan Prokes Ketat
TERAPKAN PROKES— Hingga pertengahan Ramadhan ini, pelaksanaan pesantren masih aman. Peserta tetap menerapkan prokes untuk mencegah klaster baru Corona.

AZIZ CHAN, METRO
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang mengimbau peserta didik yang mengikuti Pesantren Ramadhan di masjid dan mushalla tetap mematuhi prokol kesehatan (prokes) Covid-19. Meski kasus corona terjadi kenaikan di Kota Padang, pelaksanaan Pesantren Ramadhan secara tatap muka masih tetap dilaksanakan.

“Sampai sekarang masih berlangsung Pesantren Ramadhan secara tatap muka dan belum ada yang dialihkan ke sistem online,” ujar Kepala Disdik Kota Padang Habibul Fuadi, Rabu (28/4).

Ia menyampaikan, Disdik Padang selalu menekankan pada rapat via zoom kepada pengawas dan guru yang turun memonitoring pesantren agar tetap terapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Supaya keamanan terwujud dan penularan virus tak terjadi.

Selain itu, bagi anak yang kurang sehat, disarankan libur dalam kegiatan dan jangan paksakan ikut. Sebab berisiko bagi peserta lain.

Dijelaskan Habibul, tidak hanya murid, guru pendamping yang bertugas juga harus wajib menerapkan prokes. Diantaranya pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Ini agar kesehatan terjaga dan kasus baru tak muncul.

“Guru harus memberikan contoh yang baik pada anak,” kata Habibul.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setdako Padang, Fuji Astomi menyampaikan hingga sekarang pelaksanaan pesantren di masjid/mushalla masih berlangsung secara tatap muka. “Peserta yang ikut baik tingkat SD dan SMP di Kota Padang sebanyak 91.999 anak dan tersebar di 1.000 lebih rumah ibadah,” ucap mantan Camat Nanggalo ini.

Ia berharap semua pihak ikut awasi jalannya pesantren ramadhan ini dan tegur anak yang tak terapkan Prokes. Supaya klaster baru tidak muncul dan kesehatan tetap terjaga.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa mengingatkan semua pelajar dan guru yang terlibat dalam kegiatan Pesantren Ramadhan agar menaati protokol kesehatan dengan disiplin. Hendri tidak ingin kegiatan pesantren Ramadhan justru membuka klaster baru penularan kasus Covid-19.

Selain itu, wako juga menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan selaku penanggung jawab kegiatan Pesantren Ramadhan untuk meminta kepala sekolah, para guru hingga pengawas sekolah memastikan prokes berjalan dengan baik selama Pesantren Ramadhan.

Hendri juga menginstruksikan Camat dan Lurah untuk melakukan pengawasan di masjid/mushalla tempat pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Camat dan Lurah juga diminta untuk memanfaatkan kongsi Covid-19 yang telah ada dengan mengikutsertakan fungsi RT/RW, sehingga lebih efektif dalam melakukan pengawasan.

Menurut Hendri, dengan pengawasan berlapis pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini dari penularan Covid-19 bisa berjalan tanpa terjadi penularan virus corona.

Wako juga mengatakan pelaksanaan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dilaksanakan sehari penuh. Tapi sekarang hanya setengah hari. Bagi pelajar SMP sederajat dimulai pukul 04.30 WIB sampai 09.30 WIB, sedangkan bagi pelajar SD dimulai pukul 09.45 WIB sampai 13.00 WIB. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional