Menu

Kasus Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik, Sidang Perdana Ditunda 1 September

  Dibaca : 140 kali
Kasus Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik, Sidang Perdana Ditunda 1 September
SIDANG PERDANA—Sidang perdana kasus ujar kebencian dan pencemaran nama baik anggota DPRD RI berjalan aman di PN Lubuk Basung Agam.

AGAM, METRO
Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Basung Agam menggelar sidang perdana Kasus ujar kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR-RI Mulyadi, Selasa (25/8). Sidang perdana kasus pencemaran nama baik terhadap anggota DPR-RI Mulyadi dilaksanakan secara virtual.

Sidang tersebut dipimpin Hakim Ketua Yunindro Fuji Ariyanto SH MH Hakim anggota Handika rahmawan,SH dan Mohammad kamil ardiansyah,SH dan ketiga terdakwa dihadirkan di ruang penyidik Polres Agam, yakni “ES” (58), “RP” (33), dan “RH” (50) dan dihadiri penasehat hukum dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hakim Ketua Pengadilan Negeri Lubukbasung, Yunindro Fuji Ariyanto kepada wartawan mengatakan, sidang perdana Kasus ujar kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR-RI Mulyadi dengan agenda penundaan sidang, Selasa 1 September 2020 dan menerima kuasa penasihat hukum.

“Penundaan sidang tersebut diakibat Ketua Majelis Hakim Teti Sulastri berhalangan hadir akibat sakit, sehingga sidang tersebut kita tunda pada Selasa Selasa 1 September 2020 dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum,” kata Yunindro.

Kemudian sidang yang dilakukan tadi dengan dua sesi. Sesi pertama dengan Nomor Perkara 90/Pit.Sus/2020/PN.LBS dengan terdakwa Robby Putra Eryus panggilan Robby.dengan Jaksa Penuntut Umum atas nama Yelli Nelvia dan Ela Fitri Casaim. Terdakwa Robby, tambahnya Yunindro memberikan kuasanya kepada tiga penasihat hukum yakni atas nama Ardian, Rianda dan Aditya.

Sedangkan sesi kedua dengan Nomor Perkara 91/Pit.Sus/2020/PN.LBS dengan terdakwa Rozi Hendra panggilan Rozi Bin Syamsuar Udin dan Eri Syofiar pangilan Eri Bin Syofiar. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nama Yelli Nelvia dan Ela Fitri Casaim. Dimana kedua terdakwa itu belum menyerahkan surat kuasanya kepada penasehat hukum, namun penasehat hukum terdakwa Rozi atas nama Vera Cristian telah berada di dalam ruang persidangan. Yunindro Fuji Ariyanto melanjutkan, ”Kita meminta kepada penasihat hukum untuk mengajukan surat kuasa pada sidang berikutnya”.

Yunindro Fuji Ariyanto menambahkan, ”alhamdulilah sidang perdana tadi berjalan dengan lancar dan aman tidak ada kendala sama sekali, dan untuk independen kami insyallah kami akan menjalankan tugas kami dengan sebaik-baiknya tanpa ada interpensi dari siapa pun,dan masyarakat bisa melihat nanti”. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional