Menu

Kasus Terpapar Covid Terus Bertambah di Kota Solok

  Dibaca : 148 kali
Kasus Terpapar Covid Terus Bertambah di Kota Solok
PELAYANAN—Petugas tenaga kesehaan tetap memberikan pelayanan vaksin bagi warga yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19.

SOLOK, METRO–Jumlah warga yang dinyatakan terpapar Covid -19 di Kota Solok memang terus bertambah. Bahkan, upaya peningkatan kapasitas tes Corona Virus Disease (Covid19) bertujuan untuk mengantisipasi ke­mung­kinan lonjakan kasus positif.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Ardinal mengatakan, berbagai persiapan berupa sarana dan prasarana kesehatan serta sumber daya terus dioptimalkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19. Persiapan yang optimal menjadi perhatian khusus karena dengan peningkatan kapasitas tes berupa menelusuri (tracing), menguji (testing), mengisolasi (isolating), dan mengobati (treating) maka akan lebih banyak kasus positif yang selama ini tidak terdeteksi bisa diketahui.

Ardinal mengatakan untuk pelaksanaan pene­lusuran (tracing) dan pengujian (testing) dilakukan di posko Banda Panduang. Pelaksanaan tes usap dilakukan setiap hari dan tes cepat antigen dilakukan dua kali seminggu, yakni Senin dan Kamis.  “Rencana kami akan mengadakan tes cepat antigen menjadi empat kali seminggu agar lebih banyak sampel yang didapatkan,” kata Ardinal.

Ia juga mengatakan, mengenai persiapan sarana dan prasarana testing di Kota Solok sudah memadai, bahkan sudah dibantu oleh tenaga kesehatan sebanyak enam grup di Banda Panduang, masing-masing grup terdiri atas enam orang.

Selain itu, untuk kegiatan vaksinasi juga terdapat 14 grup dan masing-masing grup terdiri atas 6 orang yang bertugas setiap hari. “Kalau tenaga kesehatan, sampai saat ini kami tidak mengalami kendala,” kata Ardinal.

Ardinal juga mengatakan mengenai kesiapan tempat isolasi untuk pasien positif Covid-19 di Kota Solok sampai saat ini masih memadai, yakni berada di Banda Panduang. “Namun saat pelaksanaan rapat Satgas Covid 19 kami sudah membahasnya, jika sekiranya terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Solok maka ingin mengusulkan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai tempat isolasi pasien positif Covid -19,” ujar Ardinal.

Menurutnya fasilitas SKB sudah cukup memadai jika dijadikan sebagai tempat isolasi pasien positif Covid-19 berupa kasur, ruangan tidur, dan sebagainya. Sementara itu terkait usulan tersebut, Dinkes Solok masih menunggu kebijakan dari wali Kota Solok.

Apalagi, saat ini kasus infeksi Covid-19 di Kota Solok masih sangat fluktuatif. Nyaris setiap hari ada tambahan kasus baru dan kasus harian belakangan ini cenderung meningkat tajam. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional