Menu

Kasus Rombongan Moge Keroyok Anggota TNI, Polisi Telah Serahkan SPDP ke Kejari

  Dibaca : 304 kali
Kasus Rombongan Moge Keroyok Anggota TNI, Polisi Telah Serahkan SPDP ke Kejari
SERAHKAN SPDP— Jajaran Polres Bukittinggi menyerahkan SPDP kepada Kejari setelah menetapkan lima tersangka kasus pengeroyokan anggota TNI.

BUKITTINGGI, METRO
Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bukittinggi menetapkan satu tersangka lagi, atas kasus pengeroyokan anggota Kodim 0304/Agam, oleh oknum anggota Club Motor Hede. “TR” (33). Sehingga, total pelaku sudah lima orang. Di mana sebelumnya jajaran Polres Bukittinggi telah menetapkan “B” (16), “MS” (49), “HRS” (48) dan “JA” (26) sebagai tersangka dalam kasus ini.

Setelah menetapkan lima tersangka, Polres Bukittinggi menyerahkan, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus pengeroyokan anggota TNI 0304 Agam ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi, Senin (2/11). Penyerahan berkas SPDP oleh Polres Bukittinggi ke Kejaksaan Negeri Bukittinggi dihadiri, Dandim 0304 Agam selaku mewakili korban pengeroyokan dan Pjs Walikota Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi AKzP Dody Prawiranegara mengatakan, penyerahan berkas itu sebagai bentuk keseriusan polisi dalam menegakan proses hukum. “Berkas yang diserahkan untuk lima tersangka, satu diantaranya anak dibawah umur dan untuk proses hukum anak ini akan didampingi Bapas kelas IIa Bukittinggi,” jelas Dody.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa 10 saksi baik itu dari pengendara moge, saksi di lokasi kejadian, saksi korban dan anggota polisi. Sedangkan untuk kelengkapan surat-surat kendaraan, pihaknya masih melakukan pengecekan oleh satuan lalu lintas terkait keabsahan surat kendaraan tersebut.

Pihaknya juga telah menyita 14 kendaraan moge tersebut di Polres Bukittinggi. Sedangkan Dandim 0304 Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi mempercayakan seluruh proses hukum kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Untuk dua anggotanya yang menjadi korban pemukulan saat ini masih menjalani rawat inap di RST Bukittinggi dengan kondisi relatif membaik dan masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat telah berempati mengkawal kasus ini. “Biarkan proses hukum yang berjalan dan mengadili,” kata Yosip.

Sementara, Kepala Kejari Bukittinggi, Sukardi, menuturkan tidak ada intervensi terhadap kasus tersebut dan akan terus memproses kasus yang tengah viral itu. “Ini bentuk keseriusan Polres Bukittinggi maka diserahkan SPDP tersangka ke Kejati Bukittinggi. Mari sama-sama kita kawal kasus ini,” ujar Sukardi. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional