Menu

Kasus Positif Terpapar Covid-19 Menurun, Disiplin Protokol Kesehatan dan Pencegahan Terus Ditingkatkan

  Dibaca : 99 kali
Kasus Positif Terpapar Covid-19 Menurun, Disiplin Protokol Kesehatan dan Pencegahan Terus Ditingkatkan
Sekretaris DKK Bukittinggi, dr. Vera

BUKITTINGGI, METRO
Kasus positif Covid-19 di Bukittinggi mulai menurun dibanding beberapa minggu sebelumnya. Setiap hari, memang terjadi penambahan kasus, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan.Pusat data Covid-19 DKK Bukittinggi melalui Sekretaris DKK Bukittinggi, dr Vera, menjelaskan, kasus terakhir bertambah 10 orang, sehingga terhitung Selasa (13/10) pukul 16.00 WIB, terdapat 529 warga Bukittinggi positif covid-19, 220 di antaranya sembuh.

“Dalam dua minggu terakhir kasus kita menurun. Karena kita pernah mencapai 49 kasus dalam sekali hasil yang dikeluarkan. Namun beberapa minggu selanjutnya turun, berkisar antara 10-15 kasus per harinya. Artinya, kasus menurun tapi tidak berarti sudah tidak ada. Covid-19 masih ada dan diakui, angka kesembuhan masih rendah,” jelas dr. Vera.

Untuk Bukittinggi, lanjutnya, saat ini 28 orang dirawat positif Covid-19 di rumah sakot 1 orang di RSSN, 2 orang dirawat di RS M Djamil Padang, 24 orang di RSAM dan 1 orang di Semen Padang Hospital (SPH) Padang.

Sementara itu, sampai saat ini terdapat 28 orang menjalani isolasi mandiri, 5 orang menjalani isolasi Pemda di Pusdiklat Baso. “Angka kesembuhan atau selesai isolasi mencapai 220 orang dan meninggal 9 orang. Barusan pagi ini sekitar jam 10.00 WIB kita terima informasi satu warga Bukittinggi positif covid-19 di RSAM meninggal dunia. Sehingga total meninggal saat ini sudah 10 orang,” ungkap dr Vera, Rabu (14/10).

dr. Vera, menyampaikan, kendala saat ini, hasil dari lab cukup lama, karena memang banyak sampel yang diperiksa. Sehingga warga yang telah swab tidak bisa dipastikan sudah isolasi sampai hasilnya keluar. Jika seseorang itu, nanti hasilnya terpapar positif covid-19 dan yang bersangkutan tidak isolasi, tentu ada kemungkinan ada penyebaran.

“Semua lelah, masyarakat lelah, nakes lelah, setiap medsos banyak mengeluhkan terkait belum sekolah tatap muka. Karena keputusan pemerintah agar anak-anak kita tidak terpapar. Anak-anak rentan terpapar dan pada umumnya, cukup lama untuk mendapat kesembuhan. Jika kita semua ingin keluar dari ini, mari kita disiplin bersama. Jangan sampai kena keluarga kita, kita baru sadar akan adanya covid-19 ini. Tingkatkan disiplin untuk patuh terhadap protokol pencegahan covid-19,” jelasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional