Menu

Kasus Penganiayaan Anggota Kodim 0304/Agam, 24 Unit Moge segera Diserahkan ke Polda

  Dibaca : 233 kali
Kasus Penganiayaan Anggota Kodim 0304/Agam, 24 Unit Moge segera Diserahkan ke Polda
SERAHKAN BB MOGE— Polres Bukittinggi menggelar konferensi pers yang dihadiri Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, dan penyerahan barang bukti (BB) 24 unit kendaraan Moge ke Mapolda Sumbar.

BUKITTINGGI, METRO
Kepolisian Resor (Kapolres) Bukittinggi bakal segera menyerahkan barang bukti (BB) 24 unit kendaraan yang disita kasus penganiayaan terhadap anggota TNI, Kodim 0304/Agam, oleh anggota Club Moge HOC segera diserahkan ke Polda Sumatera Barat.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto dalam keterangan persnya di Bukittinggi, Sabtu (7/11) mengungkapkan, terhadap kendaraan tersebut nantinya akan dilakukan pemeriksaan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Barat “Berdasarkan hasil pemeriksaan, lima dari 24 kendaraan yang disita tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan sebagai tindak lanjut akan dilakukan pemeriksaan secara intensif,” imbuh Stefanus.

Menurut Stefanus, untuk penyelidikan lebih lanjut, tim pemeriksa saat ini sedang melakukan pengecekan lebih lanjut terkait surat-surat kendaraan tersebut. Jika benar tidak ada suratnya, maka kendaraan tersebut termasuk kendaraan bodong dan akan diproses lagi secara hukum.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, menjelaskan, sebanyak 24 kendaraan BB yang disita jajaran Polres Bukittinggi itu, 21 unit diantaranya kendaraan jenis Harley Davidson, 2 kendaraan jenis Yamaha X-max dan 1 kendaraan jenis KTM, di mana 5 diantaranya tidak memiliki surat dokumen kendaraan yang lengkap. “Atas kasus penganiayaan anggota TNI 0304 itu, polisi telah menetapkan 5 tersangka dimana satu tersangka merupakan anak di bawah umur dengan status Anak Berhadapan Hukum (ABH),” ulas Dody.

Di samping itu sambung Dody Prawiranegara, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi di antaranya 6 saksi di lokasi kejadian, 2 anggota polisi, 2 korban, dan 7 saksi rimbingan Moge saat kejadian.

“Sedangkan untuk peranan para tersangka sendiri di antaranya BS (16) berperan menendang korban arah kepala Serda Yusuf dan memukul serda Miftari, tersangka MS (49) berperan mengancam dengan mau menembak korban dan membanting serda Yusuf hingga tersungkur, tersangka HS (48) melakukan pemukulan sebanyak tiga kali, tersangka JD (26) memukul pada bagian kepala dan tersangka TR (33) mendorong korban,” terang Dody.

Dody Prawiranegara menambahkan, berkas tahap 1 kelima tersangka telah diserahkan ke kejaksaan, satu berkas kasus anak berhadapan hukum dan satu berkas 4 orang dewasa.

“Polres Bukittinggi juga mengamankan barang bukti helm masing-masing tersangka, sepatu, baju, celana, rompi dan jaket yang digunakan pada saat melakukan penggeroyokan. Rekaman CCTV di lokasi kejadian dan rekaman video warga menjadi bukti kuat bagi polisi untuk menentukan tersangka dan peran masing-masing tersangka,” tukas Dody. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional