Menu

Kasus Pelanggaran Prokes Menurun, 243 Warga Terjaring Operasi Yustisi di kawasan Pasar Pusat Padangpanjang

  Dibaca : 65 kali
Kasus Pelanggaran Prokes Menurun, 243 Warga Terjaring Operasi Yustisi di kawasan Pasar Pusat Padangpanjang
RAZIA YUSTISI— Petugas gabungan masih rutin melakukan razia yustisi di Kota Padangpanjang.

PDG.PANJANG, METRO–Tim Operasi Yustisi kem­bali menjaring 243 ma­syarakat yang tidak me­matuhi aturan protokol kesehatan (prokes), Senin (23/8), di kawasan Pasar Pusat Padangpanjang. Kon­disi pelanggaran pro­kes yang masih saja terjadi dinilai kurangnya kesa­daran masyarakat untuk mematuhi protokol kes­e­hata.

KBO Samapta Polres Padangpanjang, Ipda Kus­nadi menyampaikan, ber­tepatan dengan hari pasar di Kota Padangpanjang, tidak banyak masyarakat yang ditemukan tidak me­makai bermasker.

“Biasanya saat hari pasar ini, banyak masya­rakat ditemukan tak ber­masker. Namun kali ini sudah mulai berkurang dari biasanya. Semoga ini akan terus berlanjut dan masyarakat kedepan lebih patuh terhadap prokes,” ujarnya.

Tim yang terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP dan Damkar, Dishub, Dinkes dan BPBD Kesbangpol ber­hasil menjaring 217 orang pejalan kaki, 17 pengen­dara kendaraan roda dua dan sembilan pengendara kendaraan roda empat.

“Setiap melakukan ra­zia,  pelanggaran dite­mukan rata- rata masya­rakat tidak memakai ­mas­ker khusus­nya para pengguna jalan. Kami akan terus menegur dan kami tidak akan mem­biarkan, apabila tak ber­masker a­kan kami beri sanksi,” tu­turnya.

Tim berharap ke depan masyarakat semakin sadar prokes Covid-19. Ini demi kesehatan dan kebaikan masyarakat Padang­pan­jang. “Jika kita patuh, Co­vid-19 akan segera ber­kurang, dan kita akan kem­bali hidup normal seperti biasanya. Kami akan tetap melakukan razia dan mem­berikan sanksi bagi yang tidak mematuhinya,” sebutnya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional