Close

Kasus Harian Melandai, Angka Kesembuhan Naik di Kabupaten Agam, dr Hendri: Jangan Lengah, Tetap Patuhi Prokes

Penyebaran virus corona di Kabupaten Agam mulai melandai akhir-akhir ini. Jumlah kasus harian semakin berkurang, sementara angka kesembuhan terus menunjukkan tren perbaikan.

AGAM, METRO–Penyebaran virus corona di Kabupaten Agam mulai melandai akhir-akhir ini. Jumlah kasus harian semakin berkurang, sementara angka kesembuhan terus menunjukkan tren perbaikan.

Laporan data Satgas Penanganan Covid-19 ka­bu­paten itu, wabah Covid-19 sudah menginfeksi 7.717 warga Agam hingga Kamis (16/9). Tercatat 4 penambahan warga terkonfirmasi baru di hari tersebut.

Sedangkan pasien sem­­buh bertambah 27 o­rang, sehingga total angka ke­sembuhan menjadi 7.342 kasus. Kondisi ini membuat kasus aktif me­nyusut jadi 169 kasus dan jumlah kematian akibat Covid-19 tetap di angka 206 kasus.

“Kita sangat bersyukur, tidak ada penambahan pasien Covid-19 asal Agam meninggal dunia hari ini. Untuk kasus aktif masih tersisa 2,18 persen lagi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupa­ten Agam, dr. Hendri Rusdian.

Kabar baik ini menurutnya, menunjukkan bahwa pandemi bisa ditangani, bahkan berakhir. Ia meyakini Kabupaten Agam akan bisa terbebas dari ancaman virus tersebut jika tetap di jalur penanganan seperti seka­rang.

Kuncinya kata dr. Hendri, protokol kesehatan tidak boleh berhenti dilakukan sekalipun vaksinasi terus banyak diberikan ke ma­syarakat. Selain itu, tentu saja upaya vaksinasi yang merata di semua wilayah perlu dicapai sesegera mungkin.

“Jadi jangan lengah, te­tap disiplin dalam hidup berdampingan dengan virus ini sampai herd immunity tercapai di tanah air, khususnya Kabupaten Agam,” ka­tanya.

Ditambahkan, 4 kasus positif baru disumbang wilayah Kecamatan Tanjungraya, Banuhampu, Ampekangkek dan Baso masing-ma­sing 1 kasus.

Sementara angka kesembuhan tersebar di enam kecamatan. Yakni, 11 warga dari IV Ang­kek, 4 warga di Lubukbasung, 5 warga Tilatangkamang, masing-masing 2 warga Banuhampu dan Ampeknagari serta 1 warga dari Canduang.

“Untuk 169 pasien yang masih menjalani isolasi, 14 orang dirawat di rumah sakit dan 155 orang karantina mandiri dengan pemantauan intens petugas kesehatan,” paparnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top