Menu

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Pokir, Penyidik Tipikor Panggil lagi Ilham Maulana

  Dibaca : 134 kali
Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Pokir, Penyidik Tipikor Panggil lagi Ilham Maulana
Wakil Ketua DPRD Padang Ilham Maulana.

PADANG, METRO–Kasus dugaan penye­lewengan dana pokok piki­ran (pokir) diperuntukkan untuk bantuan sosial (ban­sos) Covid-19 yang menyeret nama Wakil Ke­tua DPRD Padang, Ilham Maulana masih terus di­proses oleh penyidik tindak pi­dana korupsi (Tipikor) Sa­tres­krim Polresta Padang.

“Kami akan kembali melakukan pemeriksaan ter­hadap Wakil Ketua DPRD Padang Ilham Mau­lana terkait dugaan korupsi dana pokir. Sebelumnya, status kasus ini diting­kat­kan dari penyelidikan ke pe­nyidikan,” ujar Kasat­reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Minggu (22/8)

Menurut Kompol Rico Fernanda, Ilham Maulana akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Se­mentara itu pemeriksaan itu sendiri akan dilakukan dalam pekan ini. 

“Surat pemanggilan untuk pemeriksaan yang bersangkutan sebagai sak­si sudah dilayangkan. Pe­meriksaan kalau tidak sa­lah dilakukan Senin atau Selasa,” kata Kompol Rico.

Kompol Rico menye­but­kan, pihaknya sampai saat ini masih melengkapi keterangan saksi-saksi yang mencapai ratusan orang. Apabila sudah leng­kap, maka akan dilakukan penetapan tersangka da­lam kasus tersebut. 

Dari kasus yang men­jerat Ketua Dewan Pim­pinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Padang ini, Polisi telah meminta keterangan saksi ahli pidana hingga saksi ahli dari pemerintah daerah. 

Sebelumnya, Ilham Mau­lana juga telah dimin­tai keterangan oleh pe­nyidik Tindak Pidana Ko­rup­si (Tipikor) Polresta Padang meskipun sempat mangkir beberapa kali. Dan gelar perkara juga dilakukan di Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar). 

Kapolresta Padang, Kom­bes Pol Imran Amir sebelumnya mengatakan, dana pokir ini dipe­run­tukkan untuk bantuan so­sial (bansos) covid-19. Na­mun dari laporan masya­rakat, dana pokir ternyata diberikan tidak sesuai de­ngan aturan pemerintah. 

“Dana pokir tersebut merupakan anggaran ta­hun 2020. Diduga, dalam temuan ini negara menga­lami kerugian hingga ra­tusan juta. Kami masih kla­rifikasi  kami pastikan per­buatan itu terjadi apa ti­dak,” tuturnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional