Menu

Kasus Covid-19 Naik, PSBB Dikaji lagi

  Dibaca : 199 kali
Kasus Covid-19 Naik, PSBB Dikaji lagi
Ilustrasi

AIAPACAH, METRO
Menurutnya, PSBB harus diterapkan karena kasus positif Covid-19 yang mulai banyak. Sementara orang luar daerah bebas masuk Kota Padang. Dengan begitu, penularan secara masif bisa terus terjadi. “Kalau sudah ditutup pintu orang masuk, maka penularan bisa ditekan,” tukasnya.

Warga lain, Susi (40) mengatakan, kalau dibiarkan terus tanpa sikap tegas dari pemerintah, maka penularan tidak bisa ditekan dan akan semakin banyak. “Seharusnya yang tak pakai masker itu harus diberi tindakan tegas,” tandas Susi.

Karena banyaknya penularan, Susi mengaku semakin takut membaur dengan orang. Apalagi dalam ruangan ber-AC. “Jadi ngeri-ngeri sedap sekarang bertemu orang, harus dilihat betul agar kita tak tertular,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Padang selaju ketua gugus tugas penanganan Covid-19 di Kota Padang, Amasrul mengatakan, pihaknya masih melakukan kajian kembali, apakah PSBB diterapkan lagi atau tidak. “Kita masih melakukan kajian dan menganalisa lagi,” sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani mengatakan, kasus Covid-19 di Padang memang cukup tinggi. Hal itu karena tracking rutin yang dilakukan OPD tersebut. Ketika ada satu orang yang positif, maka semua yang sempat kontak dengan orang tersebut diminta untuk segera tes swab, sehingga penularan bisa dicegah.

Namun dikatakannya, banyaknya penularan, karena masyarakat masih belum terbiasa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Ia kembali mengimbau kepada semua warga Kota Padang agar mematuhi dan membiasakan diri memakai masker setiap hari. “Mau tak mau, kalau tidak mau tertular, harus selalu pakai masker,” harapnya.

16 Kasus Baru Bertambah
Berdasarkan data di website dinkes.padang.go.id, terdapat penambahan 16 kasus baru di Kota Padang pada Jumat (28/8). Dengan penambahan ini, maka total Covid-19 sudah mencapai angka 1.112 kasus.

Penambahan positif Covid-19 kemarin yaitu, Andalasa (1 kasus), Kubu Marapalam (2 kasus), Kubu Dalam Parak Karakah (2 kasus), Ganting Parak Gadang (1 kasus), Alai Parak Kopi (1 kasus), Kuranji (2 kasus), Lubuk Lintah (1 kasus), Korong Gadang (1 kasus), Pasar Ambacang (1 kasus), Kapalo Koto (1 kasus), Cupak Tangah (1 kasus), dan Tabing Banda Gadang (2 kasus).

Sementara itu, penambahan kasus sembuh kemarin ada tujuh orang, sehingga total sembuh ada 791 kasus. Penambahan pasien sembuh tersebut ialah, Andalas (2), Sawahan (2), Alai Parak Kopi (1), Lolong Belanti (1), Parak Laweh (1). Sedangkan terdapat penambahan satu kasus meninggal dunia di Kuranji. Sehingga total sudah ada 36 orang yang sudah meninggal dunia di Padang.

Berikutnya, terdapat 21 kelurahan yang sudah bebas Covid-19 karena pasiennya ada yang sembuh atau meninggalnya. Kelurahan tersebut adalah, Jati Baru, Sawahan, Sawahan Timur, Air Tawa Timur, Ikur Koto, Balai Gadang, Koto Pulai, Banuaran, Koto Baru, Gates, Pampangan, Ujung Gurun, Rimbo Kaluang, Kampung Jao, Limau Manis Selatan, Limau Manis, Pasa Gadang, Seberang Palinggam, Ranah Parak Rumbio, Kampung Olo dan Bungus Timur. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional