Menu

Kasus Covid-19 masih Tinggi, PPKM Darurat bisa Diperpanjang di Kota Padang

  Dibaca : 181 kali
Kasus Covid-19 masih Tinggi, PPKM Darurat bisa Diperpanjang di Kota Padang
PANTAI PADANG SEPI— Sejak resmi ditutup Rabu (14/7), kawasan Pantai Padang terlihat lengang, kemarin siang. Nampak jembatan menuju kawasan Danau Cimpago yang lengang tanpa kendaraan, Rabu siang. (insert) Beberapa titik menuju pintu masuk Pantai Padang juga sudah ditutup.

SAMUDERA, METRO–Akses masuk ke Pantai Pa­dang hingga kemarin ditutup. Penutupan dilakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Ke­gia­tan Masyarakat (PPKM) daru­rat berlangsung di Padang.

Pantauan POSMETRO, Rabu (14/7), penutupan dilakukan dari arah samping Pangeran Beach Hotel dan dari arah jalan Sa­mudera (depan kantor Dinas Pa­riwisata lama). Penutupan de­ngan menunggunakan road barier berwarna merah. Karena dipasang di te­ngah jalan, kendaraan tak bisa masuk lagi ke kawasan itu.

Awak puta-puta man­cari sarapan pagi lewat samping hotel pangeran. Rencana mau cari sarapan arah Pantai Padang, ta­nyato jalan ditutuik,” sebut Syukri (40), salah seorang warga Kota Padang, Rabu (14/7).

Tak hanya lewat di pan­tai Padang, Syukri juga terancam tak bisa pulang kampung. Padahal mau berkurban di kampung ha­la­man di Kota Bukittinggi.

“Tahun iko bakurban tigo di kampuang, awak dak bisa pulang. Jalan disekat pulo,” tandasnya.

Meski demikian, seba­gai warga yang baik, ia mengaku akan tetap me­ngi­kuti aturan yang ada. “Baa juo lai, tapaso di ru­mah se lai,” imbuhnya.

Warga lain, Neneng (34), juga mengakui hal sama. Biasanya, pada saat momen lebaran  Idul Fitri dan Idul Adha, ia selalu merayakan di kampung. Namun sekarang tak bisa.

Tapaso wak rayo di Pa­dang selai. Biasonyo di Agam mah,” tandas Ne­neng.

Sementara itu, Plt Ke­pala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian menga­takan, penutupan akses ke Pantai Padang dilakukan sejak 14 Juli hingga 20 Juli mendatang. Tak hanya Pantai Padang, ada bebe­rapa tempat wisata lainnya yang juga ditutup. Yakni, Pantai Air Manis, Gunung Padang dan jalan ke Pasia Jambak.

Masyarakat dilarang masuk kawasan itu untuk menghindari kerumunan. “Kita harap, tak ada ma­sya­rakat yang berkunjung ke sana karena sudah kita tutup. Tim  Satgas Covid-19 juga akan melakukan pemantauan. Bagi yang melanggar, tentu siap-siap disanksi,” tukasnya.

Sebelumnya, Kapol­res­ta Padang Kombes Pol Imran Amir menjelaskan, selama PPKM Darurat dila­kukan di Kota Padang, Pan­tai Pa­dang untuk semen­tara ditu­tup untuk pengun­jung.

Ti­dak di Pantai Pa­dang saja yang ditutup, na­mun jalur akses ke Pantai Air Manis, Pantai Bungus dan tempat wisata lainya di Kota Pa­dang dilakukan pe­nu­tupan sementara.

“Penyekatan ini kita lakukan supaya masya­rakat atau wisatawan lokal tidak membuat kerumunan apalagi Kota Padang seka­rang ditetapkan untuk mem­berlakukan PPKM da­ru­rat,” ungkapnya, Selasa (13/7).

Untuk penutupan akses jalan di Pantai Padang akan dijaga ketat oleh pihak kepolisian dengan mener­junkan sekitar 200 personel di sepanjang objek wisata Pantai Padang tersebut.

“Semoga dengan adanya penyekatan di sepanjang Pantai Padang ini penderita Covid-19, bisa berkurang di Kota Padang. Kami ber­harap, masyarakat beker­ja­s­ama untuk mem­beran­tas pemutusan Covid-19,” tegasnya.

Selain menutup lokasi objek wisata pantai, salah satu lokasi yang menjadi kegemaran warga Kota Padang untuk berkumpul-kum­pul yakni kawasan GOR H. Agus Salim turut ditutup sementara oleh petugas.

PPKM Diperpanjang

Di sisi lain, Arfian yang juga kepala BKPSDM Pem­ko Padang juga menyam­pai­kan berkemungkinan PPKM diperpanjang karena melihat kondisi saat ini yang kurang baik.

Namun untuk ke­pas­tiannya, tentu wali kota yang berwenang me­mu­tuskan dan me­nyam­­pai­kannya nanti ber­sama tim terkait lainnya kepada ma­syarakat.

“Nampaknya bakal di­per­panjang nih. Tapi ten­tunya melalui pembahasan dulu oleh wali kota serta unsur terkait lainnya men­jelang 20 Juli nanti,” pung­kasnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional