Close

Karyawan PDAM Laksanakan Workshop Manajemen Risiko, Menuju PDAM Sehat, Lakukan Evaluasi Bersama BPK dan Bupati Padangpariaman

DENGARKAN ARAHAN— Direktur PDAM Aminuddin, BPK Sumbar, dan Dewan Pengawas PDAM Mulyadi dengarkan arahan bupati selama acara workshop berlangsung.

Perusahaan Air Mi­num Daerah (PDAM) Ka­bupaten Padangpariaman melaksanakan workshop manajemen resiko untuk semua karyawan. Workshop tersebut dilakukan agar semua karya­wan PDAM Padangpariaman mengetahui tentang manajemen resiko dalam perusahaannya.

Kegiatan tersebut langsung dibuka Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin. Bertindak sebagai nara sumber dari Badan Pengelola Keuangan (BPK) Sumatra Barat Nasrullah dan Direktur PDAM Ami­nuddin sebagai moderator kegiatan tersebut.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan Direktur PDAM ha­rus memahami semua persoalan dalam perusahaan yang dikelola, karena itulah sangat penting kegiatan workshop manajemen resiko ini dilaksanakan untuk kemajuan PDAM yang lebih baik lagi.

Katanya, untuk kemajuan PDAM seorang Direktur harus bersama sama dengan semua karyawan untuk memajukan perusahaannya, maju perusahaan yang merasakan tentu semua karyawan bersama direktur. Jadi fahami kegiatan workshop ini untk evaluasi PDAM yang lebih baik.

Apalagi katanya, persoalan air bersih di Kabupaten Padangpariaman dapat berjalan baik untuk kemajuan PDAM. Kenapa tidak air bersih tersebut disediakan oleh PDAM dan lancar alirannyake rumah rumah konsumen otomatis PDAM juga maju dan berkembang.

 Artinya, maju PDAM dengan pendapatan dan pengeluaran yang seimbang dalam perjalanan perusahaan, makanya perlu akumulasi penyusunan program PDAM, karena itulah sangat perlu perencanaan yang baik bagi Direktur PDAM bersama karyawan untuk kemajuan perusahaan.

“Sehingga semua kayawan PDAM bisa sehat dengan semakin baik  pengelolaan perusahaan, meski sekarang PDAM dari hasil pemeriksaan BPK masih kurang sehat. “Kita berharap siap acara workshop ini PDAM dapat keluar dari kondisi demikian,” ujarnya.

Makanya, dalam kegiatan manajemen resiko perusahaan pelajari secara ditealnya, perlu dilakukan evaluasi PDAM untuk perbaikan yang kurang sehat tersebut keluar menjadi sehat. Dia ingankan terus lakukan evaluasi untuk kemajuan PDAM.

Salah satu manajemen evaluasi resiko tentang laporan kebocoran air setiap bulannya. Belum lagi katanya, tentang sambungan sambungan liar ini perlu kajian untuk rasio perusahaan berjalan lancar dan dapat keluar dari kurang sehat menjadi sehat.

 Semua itu terujut tentu Direktur dan karyawan bersama sama melakukan perbaikan yang lebih baik pengelolaannya. Artinya, bersama sama majukan PDAM untuk kesejahteraan karyawan dan pemasukan untuk daerah juga ada karena kondisi PDAM menjadi sehat.

Sementara Direktur PDAM Padangpariaman Aminuddin berharap dengan tantangan kerja seka­rang untuk kemajuan PDAM harus bersama sama memajukannya. Kerja keras semua pihak sangat menentukan agar semua air bersih PDAM sampai ke rumah rumah konsumeb.

“Kalau telah demikian otomatis pemasukan untuk PDAM.Banyak pendapan PDAM tentu untuk kita semua di PDAM. Marilah kita bersama sama memajukan PDAM sebagimana yang disampaikan Bupati Padangpariaman Suhatri Bur dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Dia berharap kepada semua karywan jelasnya, untuk serius mengikuti kegiatan worshop ini, karena nara sumber dari BPK Sumatra Barat. Jadi pelaari semuanya tentang manajemen resiko dari BPK ini untuk perbaikan PDAM untuk menjadi lebih sehat ke depannya. (***) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top