Menu

KARMI Sampaikan Sejumlah Persoalan Bangsa ke DPRD

  Dibaca : 80 kali
KARMI Sampaikan Sejumlah Persoalan Bangsa ke DPRD
Kesatuan Aksi Rakyat Muda Indonesia (KARMI) berdialog dengan anggota Komisi II DPRD Sumbar, Senin (5/7).

PADANG, METRO–Komisi II Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Su­ma­tera menerima keda­ta­ngan Ke­sa­tuan Aksi Rak­yat Muda Indonesia (KAR­MI) yang ingin menyam­paikan aspi­rasi mereka k­e DPRD Sum­bar. Senin (5/7/2021) sore.

 Dalam kesempatan ter­sebut, kelompok masyarakat tersebut setelah melakukan orasi kemudian melakukan audiensi dengan anggota dewan.

 Kedatangan KARMI diterima oleh anggota Ko­misi II Nurfirmansyah dari  Fraksi PKS. Katanya, pihak­nya akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi dari KARMI sesuai dengan kewenangan yang dimiliki anggota dewan.

“Aspirasi yang disam­paikan akan kami tindak lanjuti sesuai kewe­na­ng­an,” kata Nurfir­man­wan­syah.

 Dia menyebutkan, as­pi­rasi yang disampaikan akan diteruskan ke pim­pinan untuk dibahas lebih lanjut. Jika aspirasi itu me­ru­pakan kewenangan pe­me­rintahan daerah pro­­­vinsi maka akan di­bica­rakan bersama pem­prov.

 “Ketika aspirasi itu ber­kaitan dengan pemerintah pusat maka DPRD akan meneruskannya secara kelembagaan sebagai as­pirasi dari masyarakat di daerah,” ujarnya.

 Dia mengung­kap­kan, dari beberapa permasa­lahan yang disampaikan oleh kelompok masyarakat tersebut, sebagian besar berkaitan dengan kebija­kan pemerintah pusat. DP­RD sebagai perwakilan rakyat akan meneruskan hal itu ke pusat baik melalui jalur pemerintah maupun melalui jalur politik ke DPR RI.

 Dalam orasi dan au­dien­sinya, KARMI me­nyam­paikan beberapa persoalan. Antara lain mengenai pe­nanganan Covid-19, per­soa­lan utang luar negeri, juga menyangkut UU Cipta Kerja dan beberapa hal lainnya.

 Terkait persoalan yang disampaikan, Nur­firman­wansyah menyebut bahwa secara umum merupakan kewenangan dan kebijakan dari pemerintah pusat. Namun demikian, DPRD tetap akan melihat dan mengkajinya terutama yang berkaitan langsung de­ngan masyarakat yang bisa ditindaklanjuti di dae­rah.

 Orasi dan audiensi ke­lom­pok masyarakat dari KARMI tersebut berlan­g­sung sekitar lebih dari satu jam. Aksi damai yang di­ikuti oleh sekitar 30-an orang itu mendapat peng­a­walan dari aparat kepo­lisian dan seluruh peserta aksi diingatkan untuk me­ma­tuhi protokol kesehatan. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional