Menu

Karena Masalah Pribadi, Oknum Polisi Akhiri Hidup dengan Seutas Tali di kawasan Pe­ru­mahan Intan Sari Indah Blok C2, Kota Padang

  Dibaca : 224 kali
Karena Masalah Pribadi, Oknum Polisi Akhiri Hidup dengan Seutas Tali di kawasan Pe­ru­mahan Intan Sari Indah Blok C2, Kota Padang
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu Setianto.

PADANG, METRO–Seorang anggota Polri ditemukan ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di kawasan Pe­ru­mahan Intan Sari Indah Blok C2, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Ku­ranji, Kota Padang, Sabtu (22/8).

Almarhum berinisial RS (40) diduga nekat meng­akhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggu­na­kan seutas tali. Dugaan se­mentara, korban mela­kukan aksi bunuh diri ka­rena masalah pribadi.

Kapolsek Kuranji, AKP Sutrisman mengatakan, awalnya seorang teman korban berinisial FR (35) yang masih tinggal satu komplek mengobrol de­ngan korban RS pada Ju­mat (20/8) sekitar pukul 18.42 WIB melalui aplikasi Whatapps.

“Dalam obrolan ter­sebut korban mengeluh ke­pada FR bahwa jantung korban berdebar kencang dan tangan gemetaran,” katanya, Minggu (22/8).

Kemudian terang Su­tris­man, setelah FR mem­balas obrolan tersebut, RS tidak membalas dan FR kemudian menelpon kor­ban, namun tidak diangkat.

Keesokannya pada Sab­­tu (21/8) sekitar pukul 05.35 WIB, FR ditemani WG (37) berinisiatif untuk me­lihat korban ke rumahnya.

“Mereka berinisiatif ka­re­na tahu korban tinggal sendirian. Keduanya meli­hat dari luar jendela depan ada orang tergantung de­ngan tali di pintu kamar,” katanya.

Kemudian melihat keja­dian tersebut sebut Sutris­man, keduanya meng­hu­bungi warga lain dan juga ketua RT setempat. Me­reka lalu mendobrak pintu belakang rumah korban dan melihat  korban telah tergantung dengan tali dan kaki menyentuh lantai.

Ia menambahkan, seki­tar pukul 06.10 WIB, FR menghubungi istri korban (DMY) yang tinggal di Peru­mahan Belimbing dan men­ceritakan kejadian ter­sebut. Kemudian istri dan mertua korban langsung menuju rumah RS dan tidak beberapa lama korban di­tu­runkan dan membuka tali yang mengikat leher­nya.

“Mendapatkan infor­masi dari masyarakat, pe­muda setempat meng­hu­bungi personel Pol­sek Ku­ranji dan lang­sung ke lo­kasi dan menga­man­kan TKP,”ujarnya.

Kemudian terang Su­tris­man, dilakukan iden­tifikasi kepada korban dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. Korban se­lan­jutnya dimakamkan di pemakaman keluarga di daerah Koto Tangah.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Sa­ta­ke Bayu Setianto, menga­takan, korban tersebut ber­pangkap Aipda dan ber­tugas di Polda Sumbar bidang keuangan (Bidkeu).

“Diduga permasalahan pribadi. Tapi kami belum tahu apa masalah yang sedang dihadapinya,” kata­nya, Minggu (22/8).

Sebelum gantung diri, kata dia, sempat ber­ko­munikasi dengan teman­nya melalui WhatsApp dan mengeluhkan jantungnya berdebar kencang.

“Meskipun demikian, kami belum bisa pastikan itu yang menjadi penye­bab (gantung diri). Mung­kin pihak keluarga bakal dimintai kete­rangan,” ucap­nya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional