Menu

Karena Kondisi Kesehatan, Sekda Tanahdatar Irwandi Mengundurkan Diri

  Dibaca : 78 kali
Karena Kondisi Kesehatan, Sekda Tanahdatar Irwandi Mengundurkan Diri
Irwandi Sekda Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Sekda Kabupaten Ta­nahdatar Irwandi mengun­durkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahdatar. Pengunduran diri tersebut dikarenakan kondisi kese­hatan beliau yang tidak memungkinkan.

Kepala BKPSDM Tanah­datar Jasrinaldi menga­takan, jika Sekda Irwandi mengajukan surat pe­ngun­duran diri sebagai Sekda terhitung sejak 1 September ini. “Yang diajukan itu mengundurkan diri sebagai Sekda,  tapi sebagai ASN masih tetap,” ujar Jas­rinaldi, Selasa (31/8).

Menurut Jasrinaldi yang akrab disapa Pak Bonang itu, kondisi kese­hatan menjadi alasan uta­ma bagi Irwandi untuk me­ngajukan pengunduran di­ri­nya sebagai Sekdakab Tanahdatar.

“Bapak Irwandi sejak awal Aprik lalu mengalami sakit,  awalnya dia ajukan surat cuti sembari berobat. Waktu itu per dua pekan,  kemudian disambung lagi dua pekan. Namun, karena kondisinya masih belum memungkinkan sementara waktu yang habis sudah beberapa bulan, jadi mung­kin karena sudah segan terus mengajukan cuti yang selalu dipenuhi bapak bupati, jadi dia akhirnya memilih mengundurkan diri,” terang Bonang.

Sebelumnya, Irwandi sendiri dilantik almarhum Irdinansyah Tarmizi ( Bu­pati saat itu) sebagai Sekda Tanahdatar pada 15 Agus­tus 2019. Dalam arti kata, Irwandi telah menjabat sebagai Sekda dalam k­u­run waktu 3 tahun 16 hari.

“Jadi sejak besok atau 1 September beliau tidak lagi menjadi Sekda Ta­nah­datar karena kondisi kese­hatannya,” sebut Bonang.

Ia melanjutkan, sejak bulan maret lalu,  Sekda sudah jarang masuk kan­tor, dan hal ini dikarenakan kondisi kesehatan beliau yang tidak baik.

Irwandi sendiri, me­ngajukan perngunduran diri dari jabatannya jelang akhir bulan Agustus 2021.

“Suratnya itu masuk, tangal 25 atau 26 lah, untuk sementara kan kita sudah ada plh Sekda. Jadi saat beliau mangajukan cuti dahulu,  kita langsung ber­koordinasi dengan pihak provinsi, dimana jabatan urgent tidak boleh kosong. Apalagi Sekda adalah jaba­tan pimpinan pegawai di daerah. Maka dari itu ditun­juk Plh yang saat ini dijabat Bapak Edi Susanto, “ tu­kasnya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional