Close

Kapolres Padangpanjang Kerahkan UKL ke Jalan, Puluhan Motor Diamankan di Mapolres

CEK BB— Kapolres AKBP Novianto Taryono mengecek barang bukti kendaran motor yang terlibat balap liar di wilayah hukum Polres Padangpanjang di Mako Polres, Senin (6/12).

PDG.PANJANG, METRO–Memberantas aksi ba­lap liar di wilayah hukum Polres Kota Padangpanjang, Kapolres AKBP No­vianto Taryono,SIK, me­nge­rahkan Tim Unit Leng­kap (UKL) ke lapangan. Puluhan Motor tanpa surat-surat diamankan di Mako Polres untuk di proses. Sabtu (4/12) dini hari  AKBP Novianto Taryono menilai menurunnya tingkat kesadaran masyarakat atas ketertiban berlalu lintas telah menimbulkan tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas sekaligus pemicu aksi balap liar yang meresahkan. “Terkait balap liar, kita telah menerima laporan warga. Menyikapi kesehatan warga ini saya turunkan Tim UKL dengan jumlah 60 personel untuk berantas aksi balapan liar di jalanan,” tegas Novianto Taryono dengan menggelar razia balapan liar Minggu (5/12) dini hari.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan  Tim UKL  tersebut, selain melakukan penindakan kasus balap liar, tim UKL mengemban tugas dalam menjaga Kamtibum di wilayah Polres Padangpanjang. “Razia balapan liar dimulai pukul 01:00 WIB dini hari sampai pukul 05:00 subuh, Minggu, (5/12/2021), sebanyak 29 kendaraan roda dua yang tidak memiliki kelengkapan surat berhasil kita jaring dan amankan guna proses pendalaman lebih lanjut,” ujar Kapolres AKBP. No­vianto Taryono, Senin, (6/12/2021).

Dikatakan Kapolres, untuk mengantisipasi aksi balap liar tersebut, Novianto Taryono, telah memproyeksikan tim UKL untuk terus melakukan monito­ring Kamtibum khususnya balapan liar  “Langkah antisipasinya,  kita akan intens patroli untuk mengawasi situasi di wilkum Polres Padangpanjang selama 1x 24 Jam,” kata Kapolres.

AKBP Novianto Ta­ryo­no, bagi pelanggar ke­ter­tiban lalu lintas diberlakukan tindakan tegas sehingga tidak ada lagi balap liar yang mengganggu kamtibum. “Dari hasil razia yang kita lakukan aksi balap liar didominasi oleh remaja. Kita juga tekankan pada orang tua orang tua agar selalu memberikan regulasi yang tegas kepada anak­nya didalam penggunaan kendaran roda dua,” tegas Novianto Taryono.

Seiring maraknya ba­lap liar. Kapolres menghimbau masyarakat mau menjadi pelopor sekaligus menjadi “Self Blower”  de­ngan segera melapor jika ada balap liar agar segera  ditindaklanjuti dan proses.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Padangpanjang, AKP. Dedi Antonis, menambahkan, khusus ba­gi kendaran roda dua yang melakukan balap liar dan terkena razia dikenakan tilang selama tiga bulan. “Adapun pasal yang kami kenakan yakni pasal 297 UU No.22 tahun 2009 tentang LLAJ, Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor balapan di jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 115 huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp. 3.000.000 (Tiga juta rupiah),” terangnya.  Dari data pelanggaran tahun 202, ungkap  AKP.Dedi, telah melakukan tilang seba­nyak 650 buah.”Jumlah tilang yang kita keluarga selama tahun 2021 ini sebanyak 650 tilang”ujar AKP. Dedi.(rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top