Close

Kapolda Usulkan Tambah 6 Polsek Baru di Mentawai,  Irjen Teddy: Mengoptimalkan Pelayanan Masyarakat

KUNKER— Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Mentawai.

MENTAWAI, METRO–Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa me­nye­but pihaknya akan me­nga­­jukan penambahan enam Markas Kepolisian  Sektor (Mapolsek) yang baru di wilayah hukum Polres Kepulauan Mentawai kepada Mabes Polri. Hal bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sejauh ini di Kabupaten Kepulauan Mentawai hanya terdapat empat pol­sek. Jumlah tersebut dinilai tidak representatif lantaran satu Polsek ada yang bertanggung jawab untuk Kamtibmas di tiga kecamatan, ungkap Irjen Teddy saat kunjungan kerja (kung­ker) di Kepulauan Mentawai, Selasa (6/9).

Irjen Teddy menuturkan, di daerah seluas Kabupaten Kepulauan Menta­wai ini, minimal harus ada 10 polsek untuk memudahkan pengawasan dan kontrol wilayah hukum. Dengan ketersediaan Polsek yang tidak seimbang dengan jumlah penduduk, su­dah semestinya dilakukan penambahan jumlah Polsek maupun personel yang bertugas.

Untuk itu menurutnya, dirinya akan mengajukan penambahan sebanyak enam Polsek baru kepada Mabes Polri guna mengatasi ketimpangan jumlah Polsek dengan total luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Mentawai yang mencapai 92 ribu lebih sesuai data BPS pada tahun 2020.

“Kami mengusulkan enam polsek lagi ke Mabes Polri, jadi totalnya ada 10 polsek. Padahal ini kabupaten, biasanya polsek yang minim itu kota. Kalau Polres di kabupaten memang sebaran harusnya merata kaena wilayahnya luas. Apalagi Mentawai ini ada banyak pulau,” jelasnya.

Selain persoalan jumlah polsek, Irjen Teddy menyebutkan, dalam mela­ku­kan pengawasan dan kon­troling, Polres Kepulauan Mentawai juga terkendala dengan ketersediaan  alat transportasi darat maupun laut. Sehingga pihaknya juga bakal mengajukan penambahan unit kendaraan kepada Mabes Polri

“Tadi saya sudah tatap muka dan dialog dengan Kapolres dan stafnya, s­alah satu kendala yang disampaikan adalah alat tranportasi. Sedangkan di Polda Sumbar, khususnya di Ditpolair, kekurangan yang sama juga terjadi,” ungkapnya.

Meskipun demikian, di tengah segala keterbatasannya yang ada, Irjen Teddy mengapresiasi rendahnya angka kasus gangguan Kamtibmas yang terjadi di Kepulauan Mentawai. Dalam setahun menurutnya, Polres Mentawai hanya mencatat sebanyak 21 kasus kejadian dan itupun bukanlah kasus yang menonjol.

“Di Mentawai, situasi Kamtibmas sangat kondusif. Itu dibuktikan minimnya kasus-kasus kejahatan dalam setahun. Seperti narkoba hanya 10 kasus dan kecelakaan tiga kasus.  Patut diapresiasi keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh Kapolres AKBP Muat,” pungkasnya.  (rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top