Menu

Kapolda Sumbar Resmikan Pembangunan Masjid dan Pondok Tahfidz Qu’ran Al Hijrah

  Dibaca : 255 kali
Kapolda Sumbar Resmikan Pembangunan Masjid dan Pondok Tahfidz Qu’ran Al Hijrah
Irjen Pol. Toni Harmanto, MH, Kapolda Sumbar, bersama Brigjen Pol. DR Zulkifli AR, SIK, MH, H. Herman Nawas, Budi Syukur SH, Sayuti dan undangan.

Kapolda Sumbar, Irjend Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H  meresmikan pembangunan masjid dan Pondok Tahfidz Qu’ran Al Hijrah, Jumat (2/10) di Jalan Sisingamangaraja, No.1, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Pada kesempatan peresmian tersebut, juga dilaksanakan peluncuran buku karya  Berigjend Pol DR.Zulkifli AR, S.IK, MH dengan judul, Wajah Terorisme di Indonesia. Sekaligus, Brigjend Pol. DR.Zulkifli AR, S.IK, MH juga menerima wakaf dari H. Herman Nawas dan keluarga sebanyak Rp 100 juta.

Peresmian dilaksanakan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Undangan diwajibkan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak dengan membatasi hanya 50 undangan.

Ketua panitia peresmian pembangunan masjid dan Pondok Tahfidz Qu’ran Al Hijrah, Guswardi Agus mengucapkan, terimakasih kepada Kapolda Sumbar dan tamu undangan yang hadir.

“Terimakasih juga kepada Bapak Brigjen Pol DR.Zulkifli AR, S,IK, MH selaku Pembina Yayasan Zaara, yang telah memprakarsai dengan niat tulus membangun masjid dan Pondok Tahfidz Qu’ran ini,” ujarnya.

Masjid akan dibangun di atas lahan seluas 400 M2,  dengan kapasitas mampu menampung sekitar 300 jemaah. Di masjid ini nanti, juga ada kegiatan Tahfizd Qu’ran, Majelis Taklim dan kegiatan sosial lainnya. “Untuk mewujudkan ini, kami selaku ketua panitia mengajak kita semua memberikan doa dan restu, serta bantuan baik moril maupun materil,” harapnya.

Pendiri dan Pembina Yayasan Zaara, Brigjend Pol Polisi DR.Zulkifli AR.S.IK.MH mengatakan, orang yang beriman dan berjihad di jalan Allah SWT dengan harta, tenaga, dan mungkin dengan jiwanya, untuk mendapatkan derajat yang lebih tinggi di sisi Allah SWT. Maka mereka termasuk orang–orang yang beruntung.

Orang yang beruntung itu adalah, meninggalkan dunia sebelum ia meninggal dunia. Dunia ini sementara. Dunia adalah permainan yang melalaikan. Kurangilah dunia dan perbanyak kegiatan untuk akhirat.

Pembangunan Masjid Al Hijrah yang dilengkapi dengan penginapan syariah nanti, akan menjadi masjid, taklim, Tahfidz Al- Quran, TPA dan kajian–kajian Islam. Masjid Full AC ini, akan buka 24 jam dan juga menyediakan minum kopi dan teh untuk jemaah yang hadir.

“Visi dan misi kita, untuk kebaikan dan selalu berada di jalan Allah SWT serta bisa bermanfaat bagi sesama. Mohon doa restunya untuk pembangunan rumah Allah SWT ini,” harapnya.

Tokoh Masyarakat, H. Herman Nawas mengatakan, apa yang dilakukan Brigjend Pol DR. Zulkifli AR, S.IK, MH ini pekerjaan sangat mulia di Jumat yang penuh berkah.

“Apalagi perbuatan mulia ini di masa Covid -19. Masjid Al Hijrah harus lebih bagus dan indah. Kami dukung Bapak Zulkifli membangun dan memakmuran masjid. Mari kita mendoakan. Semoga ramadhan tahun 2021, mesjid ini sudah bisa dimanfaatkan,” harapnya.

Kapolda Sumbar, Irjend Pol. Drs.Toni Harmanto, MH mengatakan, melalui peresmian masjid dan pondok tahfidz Quran ini, dapat bersilaturahmi dan bertatap muka dengan Pengurus Yayasan Zaara. Pertemuan penuh dengan kedamaian, kegembiraan dan persaudaraan di tengah pandemi Covid– 19.

Selaku Kapolda Sumbar, Irjend Pol. Drs Toni Harmanto mengucapkan selamat kepada Pengurus Yayasan Zaara, serta semua pihak yang terlibat aktif dalam proses perencanaan pembangunan masjid dan Pondok Tahfidz Al Hijrah. Sehingga, hari ini terlaksana peletakan batu pertama pembangunannya.

Peletakan batu pertama pembangunan ini, dimaknai sebagai pondasi berpikiran dan landasan pijak, untuk memulai langkah besar dan merealisasikan gagasan, demi pembangunan dan kesejahteraan umat dan warga negara.

Dalam konteks pendidikan, pembangunan fisik ini jadi posisi penting dalam pembangunan karaktek bangsa dan negara. Pembangunan Masjid dan Pondok Tahfidz Qur’an Al Hijrah ini, juga bermakna ganda melahirkan generasi muslim yang memiliki integritas keilmuan ke Islaman yang tinggi. Sekaligus, menyiapkan kader umat yang akan berkiprah di tengah masyarakat.

Kehadiran masjid dan Pondok Tahfizd Qur’an Al Hijrah, selain sebagai tempat melaksanakan ibadah, juga untuk pembangunan peradaban Islam. Yaitu kehidupan kokoh akidahnya, kuat, soal budayanya serta maju ilmu pengetahuan dan teknologinya.

Hal ini mengingat semakin derasnya globalisasi, dengan dampak yang ditimbulkan di tengah kehiduopan. Terutama generasi muda. Tentunya menuntut kita lebih serius dan fokus menjadikan masjid dan pondok Tafiz quran ini mempunyai daya tarik kuat, sebagai pusat aktivitas mengkaji dan mendalami agama. Sehingga sesuai dengan Adat Basaandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” harapnya. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional