Close

Kapal Penumpang Antarpulau Ludes Terbakar, Membara saat Bersandar di Pelabuhan Tuapeijat, Diduga Akibat Puntung Rokok

KAPAL TERBAKAR— Tim gabungan memadamkan api yang membakar KMP Beriloga di Pelabuhan Tuapeijat, Mentawai.

MENTAWAI, METRO–Kapal Motor Penumpang (KMP) antarpulau dengan merek lambung KM Beriloga terbakar saat bersandar di Pelabuhan Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Rabu (13/7) siang. Beruntungnya, musibah kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, insiden kebakaran ini,  berdampak besar terhadap akses transportasi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan itu. Pasalnya, kapal itu kapal itu merupakan kapal penumpang yang menghubungkan masyarakat di tiga pulau yakni, Pulau Pagai, Pulau Sipora dan Pulau Siberut.

Peristiwa kebakaran kapal penumpang itu itu juga terekam kamera dan videonya beredar di jagat maya. Dari video yang beredar, api dan asap hitam membumbung tinggi di bagian atap kapal menuju bagian depan dan belakang kapal, sehingga menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi kebakaran.

Video itu juga terlihat berbagai jenis kapal lainnya di sekitar kapal terbakar itu, di antaranya yaitu kapal patroli milik polisi, kapal SAR Mentawai, kapal milik penumpang, dan jenis kapal lainnya.

Salah seorang saksi mata, Arif Yumardi mengatakan ia sedang berada di dekat kapal ketika api mulai membumbung tinggi. “Tadi saya sedang di kedai di dekat pelabuhan, tiba-tiba sudah terlihat asap yang membumbung dari kapal tersebut,” katanya.

Terpisah, Kepala Kantor SAR Mentawai, Akmal mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan terbakar ke pihaknya pada pukul 14.08 WIB oleh Kapten KM Simasin, Agus Saputra.

“Kapal tersebut sedang bersandar di Pelabuhan Tuapejat, dan tiba tiba terbakar. Kami langsung mengerahkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memadamkan api,” kata Akmal.

Akmal mengatakan, pihaknya menerjunkan Water Cannon milik KN SAR Ramawijaya untuk memadamkan api yang sempat membara. Sekitar pukul 15.00 WIB, kebakaran KM Beriloga yang memiliki panjang 29 M dengan GT 189 berwarna biru putih ini dapat dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa dan kendala yang kami hadapi saat memadamkan api.  Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, unsur kebencanaan dan masyarakat setempat. Setelah dipadamkan, operasi SAR ditutup,” ungkapnya.

Sementara, Kalaksa BPBD Mentawai Novriadi, untuk memadamkan api melibatkan dari berbagai pihak termasuk dari Basarnas, ABK, dan warga di sekitar dermaga.

“Tidak ada korban akibat peristiwa itu, karen kapal tidak beroperasi karena sedang bersandar di pelabuhan,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tohap Matua Nababan,  menjelaskan penyebab terbakarnya kapal tersebut belum diketahui secara pasti, pihaknya menduga ada pihak yang main atau merokok di kapal sehingga menyebabkan kebakaran.

“Kita hanya menduga saja mungkin anak orang yang main-main di dalam dan melempar puntung rokok yang memicu terjadinya kebakaran, karena ada bahan di dalam yang muda terbakar,” jelas Tohap ketika dihubungi.

Ditambahkan Tohap terkait kapal tersebut sebenarnya sudah lama tidak beroperasi karena sudah tidak layak pakai. “Kapalnya sebenarnya tidak layak berlayar lagi dan itu sudah diusulkan untuk dilelang dan sudah banyak bagian kapal yang bocor,” ujar Tohap. (rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top