Close

Kantor Pemerintahan Pertama, Bupati Tanah Datar Kunjungi Sitapung Gadang 

Bupati Eka Putra.

TANAHDATAR, METRO–Sitapuang Gadang adalah sebuah kampung terpencil yang berada di wi­layah Jorong Mandahiliang, Nagari Lawang Mandahiliang, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar. Kampung kecil nan sunyi serta jauh dari kebisingan itu dikelilingi oleh perbukitan, di kampung itu dulu roda pemerintahan Kabupaten Tanah Datar pernah dikendalikan oleh Bupati pertama yang bernama Sidi Baharuddin, yaitu pada era revolusi fisik setelah agresi militer Belanda yang kedua (1948-1949).

“Sitapuang Gadang me­ru­pakan tempat yang ber­sejarah di Tanah Datar ka­rena pada tahun 1948 Bupati Tanah Datar yang per­ta­ma Sidi Bakaruddin per­nah berkantor di Sitapuang Gadang pada sebuah Su­rau dan saat ini Surau itu su­dah direhab,  karena wak­tu itu situasi tidak nyaman maka mengungsilah pe­merintahan kabupaten ke Sitapuang Gadang,” ujar Bupati Ekia Putra .

Untuk mengingatkan kembali tempat bersejarah itu Bupati Tanah Datar Eka Putra melakukan kunjungan ke lokasi tersebut didampingi Kepala Bagian Prokopim Dedi Triwidono, belum lama ini.

Pada kunjungan tersebut Bupati Eka Putra disambut baik oleh masyarakat setempat dan langsung melaksanakan diskusi untuk kelanjutan lokasi bersejarah tersebut.

Helpi tambahkan, pada tahun 1990 melalui kegiatan ABRI Masuk Desa (AMD) dibukalah jalan menuju Sitapuang Gadang, Mulai saat itu terbebaslah Sitapuang Gadang dari keterisoliran, pada tahun 2031 jalan menuju Sitapuang Gadang sepanjang 2,3 KM sudah diaspal dan juga telah dialiri listrik. Selanjutnya pada tahun 2016 di bangun monument saat ini tempatnya rawan longsor.

“Saat ini akses jalan sampai ketugu masih kurang 100 meter lagi  dan jauh di balik bukit di belakang tugu tersebut adalah kawasan pertanian basah dan kering yang sangat luas terpaksa dibiarkan mengingat akses jalan pertanian yang tidak ada dan satu lagi hal yang dikeluhkan masyarakat setempat adalah masalah jaringan internet,” sebutnya.

Menanggapi hal tersebut Bupati Eka Putra sampaikan, Sitapuang Gadang memiliki nilai sejarah untuk itu mari kita bersma-sama mengingatkan kepada generasi penerus bahwa pemerintahan Tanah Datar pertama di kendalikan dari lokasi ini, untuk akses jalan usaha tani, silahkan musyawarah bersama untuk pembebasan lahan, setelah jelas akses yang akan dilewati pemda kan lakukan pembanguan.

Lebih lanjut Eka Putra katakan dilokasi ini kedepannya bersama-sama kita bangun duplikat kantor bupati. “Mengingatkan kembali sejarah pemerintahan Tanah Datar pertama di Sitapuang Gadang dan selanjutnya juga bisa di jadikan wisata sejarah,” sebut Eka Putra. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top