Menu

Kantor Komisi Informasi Diresmikan, Gubernur: OPD Harus Transparan, Jangan Ditutupi

  Dibaca : 269 kali
Kantor Komisi Informasi Diresmikan, Gubernur: OPD Harus Transparan, Jangan Ditutupi
PERESMIAN KANTOR KI— Gubernur Sumbar Irwan Praytino berfoto bersama dengan Komisioner KI Cecep Suryadi, Ketua KI Sumbar, Adrian Tuswandi dan Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas dan Staf KI Sumbar, usai acara peremian Kantor Baru KI di Jalan Sisingamangaraja, Sabtu (28/9). (hendra saputra/posmetro)

SISINGAMANGARAJA, METRO – Kantor Komisi Informasi (KI) Sumbar diresmikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Sabtu (28/9) di Jalan Sisingamangaraja No 36, Kecamatan Padang Timur. Peremian kantor bari KI bertepatan dengan peringatan Hari Hak untuk Tahu (Right to Know Day).

Selain itu juga dimeriahkan dengan gerak jalan bersama, penampilan IP Band serta ditutup dengan pembagian doorprize. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga menyampaikan, apresiasi yang sama atas kerja keras Komisioner KI Sumbar dalam menyuarakan keterbukaan dan transparansi di Sumbar.

“Saya sangat mendukung transparansi. Karena itu kepada semua OPD saya sampaikan, jangan ada yang ditutup-tutupi,” kata Irwan.

Bagaimanapun, lanjut IP sapaan akrab gubernur, semangat keterbukaan itu harus terus dibumikan agar masyarakat tahu kerja pemerintah.

“Dengan kantor baru ini, saya berharap KI lebih bersemangat menyuarakan keterbukaan sehingga dipahami semua badan publik dan dimengerti oleh masyarakat,” ungkap IP.

Gubernur IP berpesan pada Kepala Dinas Kominfo agar memberikan porsi anggaran yang cukup bagi KI agar dapat bekerja lebih optimal.

“Termasuk anggaran untuk rehab kantor KI, agar lebih representatif,” pesan Gubernur dengan gaya berpantunnya yang khas.

Bahkan pada kesempatan itu, Gubernur IP ikut menyumbangkan suara emasnya dengan menyanyikan beberapa lagu, serta tampil langsung jadi drummer mengiringi sejumlah lagu.

Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi mengatakan, peringatan RTKD di Sumbar ini dijadikan peringatan RtKD se-Indonesia karena dihadiri langsung oleh Komisioner KI Pusat, Cecep Suryadi.

“Sumbar dijadikan pusat peringatan RtKD se-Indonesia,” ujar Adrian, sembari mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Fakhrizal serta para PPID seluruh kabupaten/kota yang turut berpartisipasi memeriahkan acara ini,” ujar pria yang akrab disapa Toaik tersebut.

Toaik menambahkan, semangat gedung baru ini juga memantik Keterbukaan Infomasi publik.

“KI mendorong dalam imbauan, monitoring informasi dan anugrah. Dan ketika masyarakat tidak mendapat dibadan publik silahkan gugat atau sengketan di Komisi Informasi,” tegasnya.

Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas, mengapresiasi kehadiran gubernur. Gebrakan KI Sumbar sejak lahirnya, sangat luar biasa. Karena itu, sebagai anggota Komisi I DPRD Sumbar, Nurnas sangat mengharapkan adanya dukungan anggaran agar KI bisa lebih optimal menyuarakan keterbukaan informasi dan transparansi.

“Saya akan tetap memperjuangkan keterbukaan ini agar terwujudnya transparansi di semua badan publik,” ungkap HM Nurnas yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat.

Nurnas berharap, dengan adanya dukungan anggaran yang cukup, makanya KI Sumbar dapat menjadi pioner keterbukaan informasi di Indonesia. “Target kita, KI Sumbar bisa menjadi pioner keterbukaan informasi di Indonesia,” bebernya.

Sementara itu Komisioner KI Cecep Suryadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Irwan Prayitno. “Karena pada 28 September ini, ada 43 negara yang secara bersamaan memperingati RTKD ini di dunia,” ucap Cecep.

Disampaikan, kerterbukaan dan transparansi sejalan dengan program pemberantasan korupsi.

“Di ruangan yang gelap, orang yang tidak berniat untuk korupsi, bisa menjadi korupsi. Karena itu, keterbukaan informasi menjadi penting,” ujar Cecep.

Pada kesempatan itu, Cecep menghimbau pada masyarakat selaku pengguna agar memanfaatkan keterbukaan ini dengan baik.

“Begitu juga BUMN dan BUMD, juga harus transparan karena juga bagian dari badan publik. Karena ada penyertaan uang negara di dalamnya. Jadi, semua lembaga yang menggunakan keuangan negara adalah badan publik yang harus terbuka informasi dan transparan,” tandas Cecep. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional