Menu

Kandidat Calon Wako dan Wawako Bukittinggi Adu Gagasan

  Dibaca : 124 kali
Kandidat Calon Wako dan Wawako Bukittinggi Adu Gagasan
Debat Kandidat Cawako dan Cawawako Bukittinggi di Grand Royal Denai Hotel, Sabtu (14/11).

BUKITTINGGI, METRO
KPU Kota Bukittinggi gelar tahapan debat publik pertama calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi. Debat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, di Grand Royal Denai Hotel, Sabtu (14/11) malam.

Donny Syahputra, Plt Ketua KPU Bukittinggi, menjelaskan, sejak 26 September lalu, pilkada serentak tahun 2020 ini memasuki tahapan kampanye. Masing masing paslon telah melaksanakan sosialisasi di masa pandemi covid-19.

Selain itu, KPU juga memfasilitasi sosialisasi para paslon dengan menggelar debat publik. Debat dilaksanakan dua kali, pertama pada tanggal 14 November dan debat kedua dilaksanakan 21 November.

“Debat publik pertama jadi momentum penabuhan gendang kampanye secara bersama. Tujuannya menyebarluaskan profil visi misi dan program kerja dari paslon. Debat ini juga dapat memberikan informasi kepada pemilih sebagai peetimbangan dalam menentukan pilihannya,” jelasnya.

Debat publik juga dilakukan untuk menggali dengan mendalam visi misi para paslon. Debat juga jadi adu gagasan bagi para calon wali kota dan wakil wakil wali kota untuk kemajuan Bukittinggi.

“Para paslon diharapkan dapat mengelaborasi visi misi untuk disampaikan dalam debat. Karena ini sangat bermanfaat untuk para pemilih dalam menilai dan menentukan pilihannya,” jelas Donny.

Debat pertama bertindak selaku moderator, Aidinil Zetra, dosen ilmu politik fisip Unand. Debat publik pertama mengangkat tema “Pemerataan Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Agama dan Budaya”.

Pada debat publik pertama ini, paslon nomor urut 1, Ramlan Nurmatias – Syahrizal, mengusung misi Bukittinggi sejahtera, mandiri dan berdaya saing. Paslon nomor urut 2, Erman Safar-Marfendi, mengusung visi Bukittinggi hebat berlandaskan ABS-SBK. Paslon nomor urut 3, Irwandi-David, mengusung visi Bukittinggi sehat.

Debat dihadiri oleh undangan yang dibatasi sebagai bentuk pelaksanaan protokol kesehatan. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional