Menu

Kampus II SMA 13 Hadir di Aiapacah, Jawab Keresahan Orang Tua Anak tak Dapat Sekolah Negeri

  Dibaca : 773 kali
Kampus II SMA 13 Hadir di Aiapacah, Jawab Keresahan Orang Tua Anak tak Dapat Sekolah Negeri
LAUNCHING KAMPUS II SMA 13— Ketua DPRD Padang Syafrial Kani bersama tokoh masyarakat dan Dinas Pendidikan menghadiri launching Kampus II SMAN 13 Padang yang bakal menjadi cikal bakal SMAN17 Padang di Jalan Palarik, Aiapacah, Kecamatan Kototangah.

AIA PACAH, METRO–Tokoh masyarakat Aiapacah dan seluruh warga Aiapacah menyambut baik dibangunnya Kampus II SMA 13 Padang di daerah mereka. Karena selama ini, kawasan Aiapacah masuk dalam blank spot zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dan anggota DPRD lainnya Mukhlis (Fraksi Demokrat) dan Andi Wijaya (Fraksi PKS) yang telah mendengar aspirasi warga Aiapacah. Menurut tokoh masyarakat sekaligus niniak mamak Kelurahan Aiapacah Arifin Musa, kesulitan anak-anak bertempat tinggal di seputaran Aiapacah khususnya yang tamat SMP sulit menyambung sekolah ke SMA.

 Hal ini dikarenakan daerah ini jaraknya jauh dari sekolah negeri ( SMA) membuat anak dan kemenakan kami susah untuk melanjutkan ke tingkat SMA. Alhamdulillah atas perjuangan wakil rakyat di DPRD Padang bisa menyampaikan keluhan dan aspirasi kami. Sehingga akan terwujud SMA, yakni Kampus II SMA 13 yang terletak di jalan Palarik, yang tempatnya sementara di Pesantren Yayasan Darul Ulum,” katanya, Minggu (13/6).

Arifin Musa menambahkan, mudah-mudahan seperti rencana Pemprov Sumbar, SMAN 13 kampus II  ini bisa menjadi cikal bakal SMAN 17 Padang nantinya.

“Kami bersama warga Aiapaah mendukung gagasan yang dibuat pemerintah dan ini merupakan usulan wakil rakyat di DPRD Padang yang telah disampaikan ke Gubernur Sumbar dan berharap cepat terelesiasikan,” ungkapnya.

Sementara itu Kabid SMA Dinas Pendidikan Sumbar Suryanto mengatakan, sistem zonasi menyebabkan permasalahan ketika PPDB. “Dikarenakan letak sekolah saat ini tidak merata di daerah Padang. Hal ini tidak hanya permasalahan di Sumbar saja. Namun juga daerah lainnya. Dengan telah bersedianya warga Aiapacah serta pesantren Darul Ulum dipakai fasilitasnya untuk  (Kampus  II) SMAN 13 Padang akan mengurangi beban Disdik Sumbar di PPDB nanti,” katanya.

Suryanto menjelaskan, pada penerimaan peserta didik tahun ini sekolah SMAN 13 Kampus II akan menerima siswa baru. “Insya Allah akan Kampus II SMAN 13 Padang sudah bisa menerima 180 siswa tahun ini. Tanggal 21 Juni sudah mulai dibuka pendaftaran dengan menyediakan 5 lokal dengan kuota masing masing lokal 36 siswa,” terangnya.

Sementara, Ketua DPRD Padang Syafrial Kani yang didampingi anggota DPRD Padang, Mukhlis (Fraksi Demokrat) dan Andi Wijaya (Fraksi PKS) mengatakan, artinya akan ada konsesus (kesepakatan) kampus II SM1A 13 menjadi cikal bakal SMAN 17 yang dibangun Aiapacah.

“InsyaAllah akan menjadi cikal bakal SMAN 17 Padang. Pemerintah wajib hadir untuk masalah pendidikan ini,” ulas Syafrial Kani.

Ia menambahkan, awal cerita ini, menghadirkan kampus II SMAN 13 Padang  berasal dari diskusi rekan-rekan di DPRD akibat banyaknya aspirasi bahwa anak-anak kemenakan yang susah melanjutkan sekolah ke SMA.

“Relatif singkat waktu itu diruangan saya teman-teman anggota DPRD, Andi Wijaya, Jumadi Mukhlis serta sekda berdiskusi. Banyak keluhan warga yang daerahnya masuk blank zone PPDB SMA.  Alhamdulillah niat kita tersampaikan. Dan kami pun telah bertemu Gubernur Mahyeldi beberapa hari lalu dan telah disampaikan kepada beliau,” pungkasnya.

Hal lain diungkapkan, Plt Kepala SMAN 13 Zahroni. Ia menyebut, tahun lalu 1280 siswa ikut PPDB. Namun yang diterima terima 210 orang. “Artinya ada yang mengadukan perihal ini kepada anggota DPRD sebagai aspirasi. Alhamdulillah dengan dibukanya kampus II (SMAN 13) menjadi salah satu solusi. InsyaAllah kami segera buat proposal kepada Kementrian agar segera didaerah Aia Pacah bisa berdiri SMAN 17. Karena lokasi daerah ini sangat strategis berdirinya SMAN,” ulasnya. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional