Menu

Kampung Tangguh Negeri Sembilan, Jadi Contoh Implementasi Revolusi Mental

  Dibaca : 287 kali
Kampung Tangguh Negeri Sembilan, Jadi Contoh Implementasi Revolusi Mental
PUKUL GONG— Wakil Wali Kota Solok Reinier meresmikan Kampung Tangguh yang ditandai dengan pemukulan gong.

KAMPUNG Tangguh Negeri Sembilan di Kelurahan IX Korong, Kota Solok diharapkan sebagai contoh implementasi dari revolusi mental dengan mengusung semangat gotong royong bagi daerah lain. Dibentuknya Kampung Tangguh agar masyarakat peduli dengan pencegahan penyebaran Covid-19 dan juga sebagai pendorong masyarakat agar lebih taat dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan di lingkungannya.

Wakil Wali Kota Solok Reinier mengatakan, kampung tangguh melibatkan semua unsur yang ada di dalam dan di luar lingkungan kampung itu sendiri. Masyarakat secara bersama dengan jiwa gotong royong menjaga daerahnya dari berbagai ancaman yang akan terjadi.

Pemko Solok membentuk kampung tangguh Negeri Sembilan di Kelurahan IX Korong sebagai solusi dari jajaran Kapolri dalam menghadapi Pandemi Covid-19 di daerah tersebut.

“Ini patut dan layak kita dukung secara penuh. Dipilihnya Kelurahan IX Korong dari berbagai sisi penilaian terhadap kegiatan atau aktivitas yang telah dilakukan warganya terutama dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” kata Wakil Wali Kota Solok, Reinier di Solok.

Ada tiga konsep dasar kampung tangguh, yakni Kesehatan, Keamanan dan Ketahanan Pangan. Tiga konsep dasar kampung tangguh berkaitan langsung dengan problem di masa pandemi COVID-19. Dengan keseriusan  bersama diharapkan Kampung Tangguh Negeri Sembilan Kelurahan IX Korong benar-benar ampuh mengatasi pandemi.

Pemko Solok sudah menyalurkan dana kelurahan, diminta kepada lurah agar mengawasi dan mengarahkan dana itu kepada pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi menjelaskan kampung tangguh nusantara harus ada di setiap kabupaten dan kota di Indonesia untuk mencegah dan menghambat penyebaran Covid-19.

Menurutnya, sesudah masuk ke tatanan kehidupan baru produktif dan aman Covid-19. Semuanya tidak bisa berhenti, harus bersama mencegah dan mengendalikan pandemi Covid-19. Kampung tangguh nusantara merupakan amanat Kapolri sebagai wujud mempertahankan negeri kita dari pandemi Covid-19.

Kelurahan IX Korong dipilih karena berdasarkan sejarah merupakan awal terbentuk Kota Solok. Lokasi kelurahan strategis dengan pintu masuk dari depan dan belakang. Intinya ada tiga hal utama, yakni kesehatan, sosial ekonomi (Ketahanan Pangan) dan keamanan.

Pelatihan akan diberikan oleh Polres Solok Kota yang diharapkan seluruh warga IX Korong dapat benar-benar memahami agar kampung ini benar-benar kampung tangguh. ”Kampung tangguh tersebut dari masyarakat, untuk masyarakat dan oleh masyarakat,” ujar Ferry.

Sebelumnya, Lurah IX Korong Nasril melaporkan, nama Negeri Sembilan diambil karena memang Kelurahan IX Korong terdiri dari IX Korong. “Kami patut mengacungkan jempol untuk Babinsa dan Babinkhamtibmas yang bekerja siang dan malam untuk turun membantu jika ada persoalan yang terjadi. 23 anggota satgas selama 3 bulan ini eksistensinya memang seluruhnya didedikasikan untuk kelurahan,” ujar Ferry. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional