Menu

Kampanye Berizin SR-Labuan Diganggu OTK, Komed : Pengendara Teriakkan Makian dan Cacian untuk SR

  Dibaca : 126 kali
Kampanye Berizin SR-Labuan Diganggu OTK, Komed : Pengendara Teriakkan Makian dan Cacian untuk SR
Ilustrasi

DHARMASRAYA, METRO
Sekelompok orang tak dikenal (OTK) diduga pendukung salah satu pasangan calon Bupati Dharmasraya berupaya memancing dan mengganggu kampanye tatap muka pasangan calon nomor urut 02, Sutan Riska Tuanku Kerajaan- Dasril Panin Dt Labuan, yang dilaksanakan di Jorong Bukit Aman, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Rabu (25/11) malam.

Informasi dihimpun POSMETRO, peristiwa itu berawal saat sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang melakukan arak-arakan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat serta sengaja melintasi jalan tempat kegiatan kampanye Paslon 02, Sutan Riska- Labuan.

Komed (43), selaku pelaksana kampanye SR -Labuan di Jorong Bukit Aman, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Rabu (25/11) malam itu menyebutkan, OTK yang sebagian besar didominasi anak muda ini secara tiba-tiba lewat di lokasi kampanye dengan bunyi sepeda motor dan musik yang cukup bising dan klakson yang mengganggu. Di saat bersamaan mereka juga meneriakkan kata-kata ganti bupati.

Ketika melintas, lanjutnya gerombolan yang diduga pendukung salah satu calon kepala daerah Dharmasraya itu, berupaya mengacaukan kegiatan dan memancing keributan dengan meneriakkan yel-yel” kosong satu, kosong satu, ganti bupati” serta mengeluarkan kata-kata cacian dan makian terhadap calon bupati petahana Sutan Riska Tuanku Kerajaan. ”Untung saja warga tidak terprovokasi dengan gangguan dan teriakan rombongan anak muda ini,” ungkap Komed yang mengatur acara kampanye Sutan Riska.

Komed menegaskan bahwa kampanye Sutan Riska di Jorong Bukit Aman, Kenagarian Abaisiat, sudah mengantongi izin. Ia menyayangkan aksi pengendara motor tersebut dan berharap kejadian ini mendapat perhatian Bawaslu. “Kita minta Bawaslu dan pihak keamanan mengusut siapa dalang dibalik aksi ini,” tegasnya.

Ia mengajak semua pihak menjaga agar Pilkada di Dharmasraya berlangsung aman. ”Marilah sama sama kita ciptakan Pilkada Damai dan Badunsanak. Untung saja masyarakat yang menghadiri kegiatan itu tidak terpancing untuk membalas. Sehingga keributan dan perkelahian masih bisa dihindari,” pungkasnya.

Ketua Panwascam Koto Besar, Jon Indra membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Jon Indra mengakui bahwa yang memancing keributan tersebut adalah pendukung Paslon 01. Katanya, ketika gerombolan itu lewat dilokasi kampanye mereka meneriakkan yel- yel guna memancing keributan. ”Untung masyarakat yang menghadiri kampanye 02, SR- Labuan tidak tepancing emosi, sehingga tidak sampai terjadi keributan,” pungkasnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Kabupaten Dharmasraya, Koordinator Divisi Hukum, Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaikan Sengketa, Alde Rado membenarkan peristiwa gangguan kampanye tersebut. Dari laporan Panwascam ke Bawaslu Kabupaten, salah satu pendukung paslon yang diduga pendukung paslon 01, berupaya mengganggu pelaksanaan kampanye Paslon 02, Sutan Riska Tuanku Kerajaan- Dasril Panin Dt Labuan, di Jorong Bukit Aman, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Rabu (25/11).

Ketika peristiwa itu terjadi, Panwascam Koto Besar tengah melakukan tugas pengawasan. Disaat bersamaan gerombolan yang diduga pendukung 01 melintas menggunakan, satu kendaraan roda empat dan kurang lebih 10 kendaraan dua. Mereka melontarkan yel- yel berbunyi ” kosong satu, kosong satu, ganti bupati.

”Melihat kejadian tersebut salah seorang anggota Panwascam setempat, Heni Wardani menghadang rombongan tersebut, serta mengingatkan mereka untuk tidak memancing keributan dengan yel- yel yang dimaksud,” terang Alde Rado. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional