Menu

Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Pohon Kakao

  Dibaca : 403 kali
Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Pohon Kakao
VISUM— Anggota Polsek Aur Malintang dan petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jasad Pendek (75) yang ditemukan tewas tergantung.

PDG.PARIAMAN, METRO
Warga di Korong Kampung Sudut, Nagari III Koto Amal Timur, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman, digegerkan dengan ditemukannya kakek 75 tahun tewas tergantung di pohon kakao, Senin (8/6) sekitar pukul 06.00 WIB.

Ketika ditemukan, tubuh kakek bernama Pendek itu dengan kondisi leher dililit tali nilon yang dikatkan ke dahan pohon kakao. Tubuhnya sudah kaku dan kakinya tak tersentuh tanah. Usai ditemukan, warga bersama-sama memutus tali nilon dan menurunkan jasad kakek itu dan membawanya ke rumah.

Kapolsek Aur Malintang Iptu Irwan, mengatakan, korban rumahnya berada tikda jauh dari lokasi kejadian.
Diketahuinya korban tewas tergantung berawal anak nya Rima setelah shalat subuh, tidak melihat korban tidur di dalam kamarnya yang terletak di bagian dapur.

“Rima kemudian mencari korban keluar rumah dan sesampai di belakang rumahnya, ia melihat korban sudah tergantung di dahan pohon coklat dengan seutas tali nilon di leher korban. Melihat kejadian itu Rima langsung memanggil warga dan langsung memutus tali nilon di leher korban. Warga membawa korban ke dalam rumah,” jelasnya.

Dijelaskan Iptu Irwan, anggota Polsek Aur Malintang beserta petugas kesehatan dari Puskesmas Batu Basa langsung ke tempat kejadian melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak kesehatan menyatakan bahwa korban murni meninggal karena bunuh diri dengan cara menggantung diri dengan seutas tali nilon,” kata Kapolsek.

Iptu Irwan menambahkan, hasil pemeriksaan ditemukan adanya kotoran yang keluar dari anus korban serta ditemukan luka gores pada leher korban akibat gesekan tali nilon tersebut. “Selain itu, keterangan dari pihak keluarga korban sudah satu tahun belakangan ini mengalami gangguan jiwa atau depresi dan telah berulang kali pihak keluarga mengobati korban akan tetapi belum sembuh,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

<span class="blue2 bdrblue">Fanpage</span> <span class="red">Facebook<span>

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional