Close

Kakak Beradik Tewas Tertimbun Longsor di Kabupaten Li­ma­puluh Kota

TEWAS TERTIMBUN— Polisi melakukan olah TKP pascatewasnya kakak beradik tertimbun longsor di Jorong Gurun, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Kakak beradik yang sedang bekerja tewas tertimbun longsoran tebing di Pangkalan Kosiak, Bukik Lobuah Lipek, Jorong Gurun, Nagari Gurun, Kecamatan Harau, Kabupaten Li­ma­puluh Kota, Rabu (3/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian itu sontak menghebohkan warga setempat.

Kedua korban yang ber­­nama Dasril panggilan Irin (40), dan adiknya Sarianti panggilan Sari (35), saat terjadi pasir longsor dari atas tebing, sedang berada di bawah tengah melakukan penggalian pasir hingga tertimbun. Namun, sore itu, menjadi hari terakhir bagi kedua Kakak adik itu bekerja bersama.

Warga lain yang ada di lokasi kejadian langsung melakukan pertolongan secara manual dengan alat seadanya. Hampir 10 me­nit dilakukan penggalian, kedua korban pun berhasil ditemukan dan selanjutnya dilarikan ke RSUD Adnan WD.. Naas, keduanya tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, melalui Kapolsek Harau AKP Erman, mengatakan, kakak beradik itu memang bekerja melakukan penggalian pasir di  sana dan saat bekerja tiba-tiba saja tertimbun longsor dari atas bukit.

“Korban sempat diberikan pertolongan. Setiba di rumah sakit, korban dilakukan pengecekan dan ternyata sudah meninggal dunia. Sekitar pukul 17.00 WIB, kedua korban dibawa pihak kelurga untuk dikebumi­kan,” kata AKP Erman.

Dijelaskan AKP Erman, pascakejadian, pihaknya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari saksi-saksi. “Korban tertimbun pasir dengan tumpukan yang cukup banyak. Sehingga keduanya tak mampu bertahan dengan beban pasir yang me­nimpa­nya itu,” ungkapnya.

Sementara, Camat Ha­rau, Andri Yasmen, juga menyebut korban yang meninggal dunia merupakan kakak adik yang bekerja melakukan penggalian pasir di sana.

“Keduanya sempat di­bawa ke RS, namun tidak tertolong. Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada warga setempat yang menambang pasit agar berhati-hati,” pungkasnya. (uus)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top