Menu

Kajati Sumbar Salurkan Tali Asih ke Rumah Tahfiz

  Dibaca : 161 kali
Kajati Sumbar Salurkan Tali Asih ke Rumah Tahfiz
SERAHKAN--Kejati Sumbar Amran serahkan tali asih sebesar Rp25 juta kepada Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala Parambahan, Jorong Ujuang Guguak, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Agam.

PADANG, METRO
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar Amran bersama jajaran menyerahkan tali asih berupa sumbangan sebesar Rp25 juta terhadap Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala yang beralamat di Parambahan, Jorong Ujuang Guguak, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Rabu (4/3). Penyerahan bantuan dari Kejati dan jajaran diberikan atas nama Adhyaksa Peduli se- Sumbar.

Mantan Kepala Pusat Diklat (Kapusdiklat) Management dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejagung RI itu, menyampaikan bantuan diberikan karena terinspirasi dari hal yang menjadi alasan oleh Anggota DPRD Sumbar, Nofrizon  dalam mendirikan Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala ini.

Terkait ini, Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala didirikan atas inisiasi anggota DPRD Sumbar, Nofrizon bersama Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah. Amran mengatakan, tindakan ini menjadi inspirasi baginya karena Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala didirikan dengan niat didedikasikan untuk orang tua dari Nofrizon. “Hal umum yang biasanya diberikan anak terhadap orang tua adalah, makan minum yang cukup, dibangunkan rumah, dibelikan kendaraan dan harta lainnya. Namun ini berbeda, bapak Nofrizon memberikan orang tuanya hadiah berupa rumah tahfiz. Ini sangat menginsipirasi bagi saya, sehingga saya mengajak jajaran menyumbang ke Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala,” bebernya.

Alumni SMA 2 Pekanbaru itu menuturkan, selama ia berpindah-pindah tugas di berbagai provinsi di Indonesia dirinya tak pernah menemukan kejadian serupa. Seorang anak yang ketika sukses memberi hadiah sesuatu yang tak bisa dinilai dengan harta terhadap orang tuanya. “Ini sangat akan membawa manfaat, karena ketika orang tua kita sudah uzur sesungguhnya bukan harta yang ia butuhkan. Dengan setiap hari mendengarkan pengajian orang tua akan merasa damai, sehat, dan bisa saja ini akan memperpanjang umurnya,” tukasnya.

Orang nomor satu di Kejaksaan Sumbar menambahkan, bagi ia dan jajaran  sumbangan yang diberikan pada Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala adalah bentuk deposito akhirat yang ingin didapat. “Diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat untuk anak-anak yang memperdalam ilmu agama di Rumah Tahfiz Lillahi Taala,” tukas Amran.

Sementara, Nofrizon saat menerima sumbangan dari Adhyaksa Peduli se- Sumbar menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia mengatakan dana yang ada akan dimanfatkan sebaik-baiknya untuk keperluan anak-anak yang belajar di Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala.

Ia menuturkan, Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala berdiri tahun 2019, saat ini tempat itu telah memiliki 86 murid. Sebanyak 24 orang diantaranya baru mengikuti wisuda jus 30 pada 29 Februari lalu, dalam belajar agama di tempat ini, anak didik tidak dipungut biaya sepeserpun. Tenaga pengajar diambilkan dari, guru-guru MDA yang ada Kecamatan Baso Kabupaten Agam.

“Untuk tenaga pengajar, selain guru MDA yang ada di nagari, beberapa orang diantaranya didatangkan dari luar, mereka adalah tamatan timur tengah. Santri yang mendapat sertifikat dari Rumah Tahfiz dan Kursus Bahasa Arab Lillahi Taala, dapat jaminan masuk sekolah dimana saja tanpa tes, di sini kami bekerjasama dengan Kemenag Agam,” ulas Nofrizon.

Sebelumnya, wisuda jus 30 Rumah Tahfiz Lillahi Taala dihadiri langsung oleh Kejati, para asisten dan beberapa orang Kejari di Sumbar. Menurut Nofrizon masyarakat sangat antusias dengan kedatangan Kejati dan rombongan saat wisuda tahfiz itu dilaksanakan. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional