Menu

Kafe di Jalan Nipah Ditegur Satpol PP, Roy: Live Music dari Mahasiswa yang Berkreasi

  Dibaca : 524 kali
Kafe di Jalan Nipah Ditegur Satpol PP, Roy: Live Music dari Mahasiswa yang Berkreasi

NIPAH, METRO
Owner Kafe Kadai Kopi Nipah, Roy Made Oka angkat bicara atas tindakan Satpol PP kota Padang yang dalam memberikan surat teguran dan menyatakan kafe atau kedai kopi miliknya meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga pada Selasa (15/12) lalu.

Pria yang juga Ketua DPC Pemuda Pancasila Kota Padang itu menegaskan, katanya Satpol PP mendapat laporan dari masyarakat. Menurutnya, laporan masyarakat yang mana yang diresahkan.

“Perlu diketahui, kafe atau bisa dibilang hanya kedai kopi tempat minum dan makan kalangan milenial atau kebanyakan mahasiswa yang berkunjung ke sini. Selain itu, saya sampaikan pekerja di sini berasal dari warga asli Kelurahan Berok Nipah. Ada 37 karyawan yang kami pekerjakan semuanya pun digaji UMR, “ tukasnya didampingi pengelola Kadai Kopi Nipah Ilham saat memberikan keterangan pers, Rabu (16/12).

Boni sapaan akrab Roy Made Oka menegaskan, dirnya mendirikan usaha ini sesuai dengan progam pemerintah. Yakni memulihkan ekonomi yang saat terpuruk saat pandemi Covid-19.

“Janganlah menghalangi iklim investasi bisnis kami pun bisnia halal. Sama kita tahu saat ini pengganguran sangat banyak dan lapangan kerja sedikit. Kalau ditanya soal izin kita lengkap. Usaha kita pun usaha kuliner dan tidak berbau dunia hiburan. Kalau soal live music itupun berasal dari kalangan mahasiswa di Padang yang berkreasi dan kreatif. Dia pun kita beri honor setiap penampilannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk protokol kesehatan di Kafe Kadai Kopi Nipah telah memenuhi segala protap potokol kesehatan. “Bahkan satgas Covid-19 dari Polresta Padang pun memuji protap yang telah kita terapkan. Semua bisa dicek kebenarannya,” sebutnya.

Sementara, Lurah Berok Nipah, Al Bana mengatakan, dirinya tidak ada menerima laporan dan surat dari masyarakat terhadap Kafe Kadai Kopi Nipah yang meresahkan. “Saya tidak ada mendapatkan laporan seperti yang disampaikan. Disuratnya ada tembusan ke lurah tapi saya tidak pernah menerima surat itu. Satpol PP, yang mengatakan Kafe Kadai Kopi Nipah meresahkan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Al Bana menambahkan, dirinya sebagai lurah mengapresiasi kehadiran Kadai Kopi Nipah yang telah berkontribusi kepada daerah setempat. “Kita dari kelurahan mengucapkan terimakasih telah memberdayakan warga Berok Nipah. Dan sama-sama kita ketahui juga Bang Boni juga putra asli Berok Nipah. Beliau telah berbauat banyak untuk warga Berok Nipah,” ucapnya.

Sebelumnya, tidak indahkan teguran petugas, sebuah kafe yang berada di kawasan Kecamatan Padang Selatan, akhirnya mendapat teguran kedua pada Senin (16/12). Hal ini dilakukan karena sebelumnya tempat tongkrongan anak muda ini telah pernah diingatkan dan ditegur secara administrasi dengan teguran satu. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional