Close

Kafe Bukit Lampu Abaikan Segel Pemko

TERTIOBKAN—Karena tidak mengindahkan tindakan penyegelan yang dilakukan Pemko Padang terhadap Kafe Bukit Lapu, Kasat Pol PP Yadrison kembali turun melakukan penertiban ke TKP. banua

PADANG, METRO – Meskpipun telah disegel Pemko Padang karena tidak mengantongi izin, kafe tempat hiburan malam yang berada di kawasan Bukit Lampu, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, ternyata masih saja nekat beroperasi, padahal baru satu bulan disegel.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang yang mendapatkan informasi kafe tersebut buka kembali, langsung mengerahkan pasykannya untuk melakukan penertiban ke kawasan itu. Setiba di lokasi, informasi tersebut ternyata benar. Petugas menemukan satu kafe bermek “Kafe Ayah” masih nekat beraktivitas, Senin malam (12/11).

Pada penertiban kali ini, petugas langsung memberikan sanksi tegas. Tidak lagi melakukan tindakan persuasif dan kompromi dengan pemilik, petugas langsung mengamankan seluruh Sound system yang ada di sana. Sempat terjadi adu mulut antara pemilik dengan Satpol PP, namun petugas tetap melakukan tindakan  tegas dan tidak mengindahkan ocehan dari pemilik yang diketahui berinisial FB (34).

Sebanyak empat unit speaker dan satu unit Amply player dibawa ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang sebagai barang bukti. Bahkan, petugas juga mengamankan tiga wanita penghibur yang bekerja di kafe itu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Plt Kasat Pol PP Padang, Yadrison mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyegelan terhadap kafe yang berada di kawasan Bukit Lampu. Hal itu disebabkan kafe tersebut tidak memiliki izin dan juga aktivitasnya sangat meresahkan warga setempat.

“Kita melakukan penyegelan satu bulan yang lalu. Tapi, malam ini, kita mendapatakan informasi kafe itu beroparasi lagi. Makanya langsung kita lakukan penertiban dan memberikan sanksi tegas. Kita sangat menyanagkan kafe itu masih tetap beroperasi,” kata Yadrison.

Yadrison menjelaskan, karena pemklil tidak mengindahkan penyegelan itu, maka pihaknya langsung memberikan tindakan tegas. Semua peralatan musik disana, langsung diamankan. Pada saat itu, sempat mendapatkan perlawanan dari pemilik, tapi pihaknya tetap menyita peralatan itu sebagai barang bukti.

“Peralatan yang kita sita itu sebagai barang bukti. Kita akan lanjutkan perkara ini untuk ditipiringkan. Bahkan jika tetap mebandel, kita akan bawa ke ranah hukum untuk dipidanakan. Sedangkan tiga wanita yang diamankan akan kita periksa dan diberikan pembinaan,”ujarnya. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top