Menu

Kado Terindah di Dies Natalis ke-65, Unand menjadi PTN ke-13 Berbadan Hukum di Indonesia

  Dibaca : 80 kali
Kado Terindah di Dies Natalis ke-65, Unand menjadi PTN ke-13 Berbadan Hukum di Indonesia
KETERANGAN PERS— Rektor Universitas Andalas Yuliandri sedang memaparkan materi pada konferensi pers Lustrum XIII dan Launching Unand menjadi PTN-BH di ruang sidang senat lantai 4, Rektorat Kampus Unand, Jumat (10/9).

LIMAU MANIH, METRO–Universitas Andalas segera berstatus Pergu­ruan Tinggi Negeri  Ber­badan Hukum (PTN-BH) pada Dies Natalis Universitas Andalas ke-65, Jumat (13/9) mendatang.

Hal tersebut disam­pai­kan langsung Rektor Unand, Yuliandri dalam sam­butan­nya pada konfe­ren­si pers Lustrum XIII dan Launching Unand men­­jadi PTN-BH di ruang si­dang senat lantai 4, Rek­torat Kampus Unand, Ju­mat (10/9).

“Alhamdulillah, pada dies natalis kali ini, Unand memperoleh kado terindah dari Presiden Jokowi. Kado ini adalah PTN-BH. Insya Allah pada 13 September besok, kita akan mela­ku­kan peluncuran PTN-BH,” katanya.

Dikatakannya, pero­lehan PTN-BH yang dida­patkan Unand merupakan penantian panjang dari perguruan tinggi tersebut. Hal ini berkaitan dengan mandat PTN-BH yang dida­patkan Unand pada tahun 2015 dari Menristek.

“Capaian ini juga ben­tuk kerja keras dari estafet tiga rektor Unand. Yang mana ini dimulai dengan persiapan perubahan status Unand dari BLU men­jadi PTN-BH, kemudian di tahun 2019 kemarin, Unand sudah melengkapi data dan menyempurnakan do­ku­­men agar mencapai PTN-BH,” terangnya.

Kemudian, setelah pem­­­b­ahasan dokumen PTN-BH selesai dilakukan, Kemdikbudristek mem­be­ri­­kan persetujuan status Unand menjadi PTN-BH.

“Setelah proses har­mo­nisasi oleh Ke­men­kum­ham, selanjutnya dilakukan me­kanisme pembahasan RPP. Dari hasil RPP tersebut di­se­rahkan ke presiden. Alham­dulillah, pada 31 Agus­tus kemaren, pre­si­den mene­tap­kan Pera­tu­ran Pe­me­rintah Nomor 95 tahun 2021 tentang PTN-BH,” se­but­nya.

Yuliandri menjelaskan, dari PTN-BH ini, Unand akan memperoleh otonomi dalam akademik dan non akademik sendiri. Maka dari itu Unand akan mandiri da­lam pengambilan kepu­tu­san sendiri.

“Sehingga dari itu, Unand akan siap menjadi 500 Universitas terbaik di dunia,” katanya.

Saat ini, sudah ada 12 PTN-BH di Indonesia, ma­sing-masing Universitas Indonesia (UI), Institut Tek­nologi Bandung (ITB), dan Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pad­jajaran (Unpad), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Tek­nologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Diponegoro (Undip).

Universitas Hasa­nud­din (Unhas), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dia menyebut, Unand menjadi PTN ke-13 yang berstatus badan hukum di Indonesia. Dengan peru­bahan status ini, bilang dia, ma­ka akan membuka ruang kepada Unand untuk lebih otonom, baik dalam bidang akademik seperti pendirian program studi (Prodi) maupun melakukan berbagai kerjasama.

“Termasuk juga bisa melakukan berbagai aki­vitas lain yang bisa me­ning­katkan dan mengem­bangkan baik proses pem­belajaran, penelitian, dan pengabdian kepada mas­yarakat,” tutupnya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional