Menu

Kader PKK Diminta Peduli Kasus Stunting di Daerah Agam

  Dibaca : 68 kali
Kader PKK Diminta Peduli Kasus Stunting di Daerah Agam
PEDULI STUNTING—Wabup Agam Irwan Fikri meminta kader PKK di sela-sela acara Rakerda PKK IX harus terlibat dalam penanganan kasus stunting.

AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam Irwan Fikri SH meminta, para kader PKK berperan aktif mendukung per­cepatan penanganan kasus stunting. Wabup meyakini kader PKK lebih mudah memberikan pema­haman mengenai apa dan ba­gaimana cara mencegah dan menanggulangi masalah stunting, karena memiliki kedekatan per­suasif dengan masyarakat di lapangan.

“Permasalahan stunting bukan hanya ditangani Dinas Kesehatan saja, namun melibatkan seluruh level pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan sampai tingkat jorong. Maka ibu-ibu PKK-lah yang memiliki jaringan hingga ke tingkat keluarga,” jelas Irwan di sela-sela acara Rakerda PKK IX.

Menurutnya, adanya pandemi Covid-19, menjadikan pena­nga­nan stunting lebih menantang, karena situasi pandemi menim­bulkan kerawanan stunting pada anak-anak.

Oleh karena iitu, upaya yang sangat penting dilakukan me­mastikan pemenuhan gizi ibu dan bayi selama masa kehamilan hingga anak menginjak balita. “Disini dituntut kreativitas dari seluruh kader di lapangan dalam memberikan pemahaman dan edukasi agar anak-anak terhindar dari stunting,” pinta Irwan.

Menanggapi hal itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny Yenni Andri Warman, Kamis (27/5) me­ngatakan melalui 10 program pokok PKK, penanganan stunting menjadi salah satu fokus utama. Hal itu sesuai dengan arahan dari Ketua TP-PKK Pusat bersama pemerintah pusat.

Ny Yeni menjelaskan, sebagai upaya pencegahan anak kerdil atau stunting tersebut bisa difo­kuskan lebih pada penanganan kesehatan saat ibu hamil sampai usia anak balita. Pasalnya, stunting merupakan kondisi gagal tum­buh pada anak balita akibat keku­rangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Sehingga terangnya, PKK mem­punyai fungsi pencegahan stunting diantaranya melakukan pendataan, penyuluhan, mem­berikan makanan pendamping yang bergizi dan lain lain.

“Alhamdulillah, setiap kesem­patan, kami selalu mengajak sel­uruh kader PKK untuk terlibat aktif dalam pencegahan dan penang­gulang stunting, karena ini me­nyangkut mutu dan kualitas anak-anak kita sebagai generasi pene­rus,” terang istri bupati itu. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional