Close

Kader KB Motor Pembangunan Keluarga di Kota Pariaman

Wali Kota Pariaman H Genius Umar.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan kader Keluarga Berencana (KB) adalah motor peng­ge­rak utama dalam mempercepat pencapai­an bangga kencana (Pembangunan Keluarga Be­rencana).

“Program tersebut telah didengungkan oleh BK­KBN menuju bonus demografi yang puncaknya pada tahun 2035,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.

Genius menyebutkan bahwa program KB adalah upaya untuk mengurangi laju pertumbuhan pendu­duk, ketika penduduk terlalu banyak misal saja dalam satu keluarga tapi penda­patan tidak meningkat itu akan menyebabkan kualitas keluarga tersebut akan menurun.

“Ketahanan keluarga itu sangat penting didukung oleh KB, kalau setiap warga merencanakan ke­turunannya itu akan mam­pu mendukung ke­tahanan keluarganya ,” ujarnya.

Lebih lanjut, Genius mengatakan, di lingkungan masyarakat secara umum keberadaan kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), Sub PPKBD, telah dirasakan memberi nilai lebih dalam membantu mempromosikan Program KB dan KS ditengah masya­rakat dan lingkungan tempat tinggalnya.

“PPKBD ini harus kompak dilapangan, cek rumah-rumah penduduk sa­tu persatu dan ajak mereka untuk program KB, ajak ketahanan keluarga mereka bagaimana peran o­rangtua ibu dan anak. Sampaikan juga bahwa semua anak-anak kita harus se­kolah karena Pemerintah Kota Pariaman menggra­tiskan sekolah sejak dari SD, SMP, SMA/SMK (wajib belajar 12 tahun) hingga Perguruan Tinggi melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) ,” ungkap Genius dihadapan para kader KB tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit mengatakan, Kegiatan ini diharapkan dapat me­ning­katkan pengetahuan, menambah wawasan dan sha­ring informasi sebagai kontrol dan tindaklanjut dari pelaksanaan kegiatan KB dan KS dalam meningkatkan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga Berencana) di Kota Pariaman.

Dikarenakan kondisi Covid-19, lanjut Gusniyetti, maka kita hanya me­ngundang kader 90 orang dari jumlah keseluruhan kader se Kota Pariaman sebanyak 432 orang. Peserta pada pertemuan ini adalah PKB, Kepala Puskesmas dan PKK Kecamatan, Perwakilan Kepala Desa/Lurah dan Tokoh Masya­rakat, PKB/PLKB, Kader PPKBD/Sub PPKBD Pariaman Utara dan Pariaman Tengah, Perwakilin Kader BKB, BKR, BKL, UPPKA. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top