Menu

Kabut Pekat TdS Lanjut, Pembalap Pakai Masker?

  Dibaca : 1263 kali
Kabut Pekat TdS Lanjut, Pembalap Pakai Masker?
REKRUTMEN—KPU Pasaman saat melakukan rekrutmen KPPS. Namun, hingga batas waktu pendaftaran kuota petugas KPPS yang dibutuhkan belum terpenuhi.
????????????????????????????????????

Gelaran Tour de Singkarak (TdS) 2014 lalu.

SUDIRMAN, METRO–Meski kabut asap yang menyelimuti Sumbar saat ini semakin tebal, namun pelaksanaan iven balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) tetap digelar. Hanya saja, jika asap benar-benar telah mengganggu, maka akan ada penggeseran etape. Di mana, penggeseran melenceng dari jadwal yang telah ditetapkan.

”Jika memang pihak berwenang, dalam hal ini BMKG dan Dinas Kesehatan menyatakan etape yang dilewati pembalap berbahaya, tentu dibicarakan bagaimana solusi terbaik,” sebut Director Route TdS 2015, Sondi Sampurno, usai rapat persiapan TdS 2015 yang diadakan di kantor Dinas Pariwisata Sumbar, Kamis (1/10).

Menurutnya, jika hal itu terjadi atau satu etape tak memungkinkan dilewati pembalap karena kabut asap sudah berada di level yang membahayakan kesehatan pembalap, maka kemungkinan perubahan rute etape akan dilakukan. Namun, pelaksanaan TdS ke-7 ini, tetap digelar pada 3 sampai 11 Oktober.

”Itu (perubahan rute-red) telah biasa dilakukan di iven balap sepeda. Kalau satu etape mengalami gangguan bahaya ataupun kesehatan, maka bisa saja dengan memperpanjang etape yang ada pada satu kabupaten/kota. Kita punya 9 etape, bisa saja itu dikurangi namun untuk jaraknya bisa ditambah dengan tour sirkuit pada kabupaten/kota yang aman,” terangnya.

Meski demikian, sejauh ini belum ada perubahan terkait pelaksanaan TdS yang akan berlangsung selama 9 hari tersebut. Sondi menjelaskan, untuk peserta  yang mengikuti iven balap sepeda internasional ini terdiri dari  25 tim, dan diikuti oleh 36 negara.

”Tim yang menjadi peserta TdS tahun ini telah berada di Padang, dan akan meluncur ke Pesisir Selatan yang menjadi tuan rumah pembukaan TdS. Sejauh ini penerbangan juga tidak ada mengalami gangguan untuk Sumbar,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Segman Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya mengharapkan, TdS ini dapat berjalan dengan lancar. Saat ini, Kementerian Pariwisata berusaha melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan TdS dapat terlaksana tahun ini.

”Memang saat ini terjadi kabut, tapi kita berharap TdS ini bisa berjalan dengan lancar. Kita berusaha dengan data ilmiah yang ada, dan tiap hari akan ikut memantau perkembangan kualitas udara dari BMKG,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Observasi BMKG Padang Budi Samiaji menjelaskan, kemarin memang kabut asap cukup pekat pekat. Namun, kondisi itu akan mulai membaik seiring dengan potensi hujan yang terjadi di beberapa wilayah di Sumbar.

”Dalam seminggu ke depan, potensi hujan untuk utara dan tengah Sumbar makin baik. Semoga ini juga berdampak terhadap membaiknya kualitas udara di Sumbar. Meski demikian, BMKG terus lakukan koordinasi dengan pihak terkait bagaimana penentuan jarak pandang yang aman dilewati pembalap,” pungkasnya. (da)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional