Menu

Kabur dari Polisi, Pengedar Sabu Masuk Sawah

  Dibaca : 1711 kali
Kabur dari Polisi, Pengedar Sabu Masuk Sawah
Kasat Lantas Polres Pariaman Iptu Anggy Pra­setiyo

Say no to rug -

SOLOK, METRO–Pengedar narkoba makin meraja saja di wilayah Sumbar. Tiap hari ada saja pengedar, kurir, pemakai dan bandar yang dibekuk aparat kepolisian. Namun, makin ditangkap, makin banyak pula kasus ini terkuak. Kamis (10/3) malam, dua pengedar sabu asal Solok berhasil ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Solok Arosuka.

Ketika ditangkap, para pelaku Jurisman alias Haris (33)—warga Kotoanau, Kecamatan Lembang jaya dan Peterson alias Botak (37)—warga Simpang Rumbio, Kota Solok, berusaha kabur. Saking takutnya ditangkap, kedua pemuda ini memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Apes bagi para pengedar ini. Saat memacu motor dengan kencang, mereka malah terperosok ke dalam pematang sawah. Akibatnya, pelarian kedua pengedar ini terhenti. Haris dan Botak akhirnya menyerah. Mereka pasrah saja ketika digiring ke Mapolres.

Kapolres Solok Arosuka AKBP Reh Ngenana mengungkapkan, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa paket ganja kering siap pakai. Haris telah menjadi target operasi (TO) petugas. Pada Kamis malam, Haris terpantau tengah melakukan transaksi dengan pembeli. Setelah melakukan pengintaian dengan mengikuti gerak-gerik pelaku, petugas cukup sabar menunggu saat yang tepat.

”Pelaku saat itu tengah mengendarai sepeda motor di Cupak, Kecamatan Gunung Talang. Dia tidak sadar kalau langkahnya tengah diamati petugas. Setelah merasa yakin, petugas Satnarkoba yang dipimpin KBO Satnarkoba Polres Solok Arosuka, Ipda Amin Nurrasyid langsung bergerak dan mencegat pelaku.

”Penangkapan terhadap Haris malam itu berjalan lumayan mulus tanpa ada perlawanan yang berarti. Ketika sepeda motor pelaku dihentikan petugas, pelaku hanya terlihat pasrah tanpa bisa berbuat banyak,” ungkap Reh Ngengana.

Bahkan ketika diminta menunjukkan barang yang dibawanya, pelaku juga tidak bisa mengelak dari petugas. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus paket ganja kering siap pakai dengan jumlah yang cukup besar.

Karena barang bukti yang ditemukan petugas cukup besar, petugas langsung melakukan pengembangan. Dari pengembangan tersebut petugas kembali mengantongi nama lain yang juga memiliki barang bukti berupa daun ganja siap pakai.

Untuk menangkap pelaku lain yang diketahui bernama Peterson alias Botak, petugas mencoba memancing pelaku dengan cara meminta pasokan. Ternyata pancingan petugas dimakan oleh pelaku yang sanggup mengantarkan barang haram yang dipesan ketempat yang telah disepakati.

Untuk menyambut kedatangan pelaku, petugas langsung menyebar untuk melakukan pengawasan. Tidak lama menunggu, targetpun terlihat mendekat. Namun pelaku sadar kalau dirinya tengah masuk perangkap dan berupaya kabur.

”Sempat terjadi kejar-kejaran, akhirnya pelaku berhasil dihadang petugas. Meski sudah dihadang, pelaku nekat terus kabur hingga sepeda motornya terperosok ke dalam sawah,” jelas Kapolres.

Dari tangan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja siap pakai sebanyak 2 paket Rp50 ribu dan paket Rp100 ribu. Selain mengamankan barang bukti berupa ganja, dua unit sepeda motor masing-masing, Honda Vario BA 3648 PH milik Botak dan Honda Beat BA 2622 HC milik Haris yang digunakan untuk mengantar dan menjemput paket narkoba. (vko)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional